Anggota DPR RI Dapil Madura Dorong Pembangunan Pelabuhan Sampang – Pamekasan

image

Nizar Zahro saat kunjungan ke pelabuhan Branta Pamekasan 2 pekan lalu

Pamekasan,Maduranewsmedia.com – Target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) 90 Triliun hingga tahun 2019 yang dipatok Kemenhub rasanya sulit terealisasi. Itulah yang dirasakan anggota DPR RI. Dapil Madura. Nizar Zahro, saat melakukan reses ke unit penyelenggara pelabuhan (UPP) Branta Pamekasan. Beberapa waktu lalu. Belum mumpunya infrastruktur menjadi masalah utama. Kepada kepala UPP Branta, Suko, Nizar bejanji  akan memberikan  support penuh bagi UPP yang juga menaungi 2 Pelabuhan lain, yaitu Pasean Pamekasan dan Taddan kabupaten Sampang itu.”Kami sudah mendengarkan aspirasi dari pihak UPP Branta dan tak ada kendala yang sangat berarti. Kelanjutan Pembangunan di Taddan hanya terkendala Rencana Induk Pelabuhan (RIP), Pasean masih akan membangun Break Water dan pelabuhan Branta akses jalannya kurang memadai. Kalau ini terpenuhi, secara otomatis pelayanan bisa ditingkatkan.” Kata  Anggota komisi V tersebut.

Selain itu, Nizar mengaku bersyukur dengan dukungan dari pihak-pihak terkait khususnya pemkab Sampang dan Pamekasan. “Pihak-pihak terkait, yaitu pemkab Sampang dan pemkab Pamekasan sangat mendukung. Tinggal kami bawa aspirasi dari pihak pengelola ini ke paripurna komisi V secara bertahap. Saya siap memperjuangkan untuk penambahan anggaran tahun 2016.” Imbuh pria asal Kwanyar Bangkalan itu.
Kendati target 90 triliun sulit dicapai, namun Nizar mengaku akan membantu memaksimalkan 3 pelabuhan tersebut melalui pembangunan dan pengembangannya.

Sementara itu, ketua UPP Branta, Suko, mengaku sangat terbantu. Pihaknya berjanji akan all-out dalam meningkatkan pelayanan untuk pelabuhan-pelabuhan Kelas 3 di kab. Sampang dan Pamekasan tersebut.
“Infrastruktur memang kandala utama kami. Dari 3 pelabuhan kami, hanya Branta yang sudah beroperasi. Tapi itupun belum maksimal, kami butuh akses jalan yang lebih memadai.” Ujar pria asal Kediri tersebut.

Tak hanya jumlah pemasukan, Suko juga yakin bahwa peningkatan infrastruktur juga akan menambah rute yang akan dimiliki pelabuhan-pelabuhan yang menjadi wilayah kerjanya tersebut.
“Kalau peningkatan infrastruktur ini terealisasi, tak hanya pelayanan, rute kami juga akan bertambah. Sehingga. distribusi komoditi lokal seperti garam ke pulau-pulau lain di Indonesia bisa lebih maksimal.” Pungkas Nizar .(bai/Shb)

iklan 100x100