25 Orang Warga Bangkalan Terjangkit Penyakit HIV/AIDS, Dinkes Klaim Penderita HIV Menurun  

HIV/AIDS

Bangkalan,maduranewsmedia.com – Saat ini ada 25 orang warga Bangkalan terjangkit penyakit HIV/AIDS. Namun Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten Bangkalan mengklaim penderita HIV/AIDS  pada tahun 2019 jumlah  menurun jika dibandingkan dengan jumlah penderita HIV/AIDS pada tahun sebelumnya. “Pada tahun 2019 ini  ada 25 penderita HIV/Aids, pada tahun 2018 kemarin ada 47 orang pendeita, sedangka pada tahun 2017 penderita HIV/AIDS mencapai 128 orang, jika dibandingkan dari tahun ke tahun, penderita HIV/AIDS mengalami penurunan,” . Kata Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, Maryamah, Kamis (28/11/2019).

Dikatakan dia, menurunnya jumlah penderita  HIV/AIDS  ini karena Dinkes Bangkalan sering sekali melakukan sosialisasi pada masyarakat khususnya  pada kalangan remaja. “Sosialisasi itu sendiri kami lakukan diberbagai tempat, salah satunya di sekolah atau di kampus, sosialisasi yang kami berikan bukan hanya tentang pentingnya masyarakat menjaga diri dari HIV/AIDS, akan tapi juga memberi arahan agar mereka tidak menjauhi penderita HIV/AIDS,” jelas Maryamah.

Dijelaskan Maryamah, selain sosialisasi kepada  masyarakat, para penderita HIV/AIDS juga diberikan pelayanan terbaik dari pemerintah diantaranya, para penderita HIV/AIDS diberi obat dan terapi seumur hidup. “Pengobatan bagi pendeita HIV/AIDS dari pemerintah ini gratis,. karena pemerintah berusaha melakukan yang terbaik demi berkurangnya jumlah penderita penyakit HIV/AIDS,”.terangnya.

Dinas kesehatan kabupaten Bangkalan mengharapkan, kedepan agar pemerintah kabupaten Bangkalan menambah tempat pelayanan bagi masyarakat yang menderita HIV. “Untuk saat ini, kami sudah punya tiga tempat untuk pelayanan khusus bagi penderita penyakit HIV/AIDS yakni RSUD Syarifah Ambami Ratho ebhu (Syamrabu) Bangkalan, puskesmas Blega dan puskesmas Socah, doakan saja jika ada SK turun dari pemerintah, kami akan menambah lokasi untuk tempat pengobatan penderita HIV /AID di puskesmas kamal dan puskesmas Tanah Merah,” pungkasnya. (ver/shb)