Anggota Kodim 0829 Bangkalan dan Polisi “perang” Dengan Keong

 

 

Bangkalan,Maduranewsmedia.com– Hama keong emas yang menyerang sawah petani di dusun Telaga Nangka, Karang Anyar, Karang Bimas desa Burneh kecamatan Burneh kabupaten Bangkalan menjadi perhatian anggota Kodim 0829 bangkalan dan petugas Dinas Pertanian dan Peternakan kabupaten Bangkalan. Mereka turun ke sawah untuk “berperang” membasmi hama yang merugikan petani tersebut. “Ada sekitar 10 dari anggota Kodim 0829, anggota Kepolisian dan dari kami sebanyak 15 orang, ya kita bersama-sama memunguti keong-keong dari sawah petani,”  kata Kabid Produksi tanaman pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian dan Peternakan kabupaten Bangkalan, Geger Hery Susianto, Selasa (05/05/2015).

 

Dijelaskan dia, dalam pembasmian dengan cara mengambil hama keong ini, ia menyarankan agar supaya tidak diambil keongnya saja, akan tetapi diambil dengan telur-telurnya. “Pemberatasan hama keong ini, kalau hanya diambil keongnya kurang efektif, kalau tidak sama telurnya, karena telur keong itu ketika menetas 150 hingga 200 keong, makanya satunya satunya jalan diambil keongnya dan telur-telurnya dibuang,” terangnya.

 

Lebih lanjut Geger Hery Susianto menjelaskan, untuk sementara ini sara yang paling efektif itu ya dengan cara memunguti keong-keong itu bersama telurnya. “Untuk sementara pembasmian ini sifatnya grepyokan hanya dengan cara ini penanggulangan hama keong yang paling efektif,” katanya.

 

Dikatakan Hery, adanya hama keong yang menyerang tanamn padi petani tersebut tidak sampai membuat mereka gagal tanam. “Nanti masalah hama keong ini akan kita laporkan ke propinsi agar para petadi yang sawahnya terserang hama dapat bantuan benih CBT atau CBF. Untuk saat ini Luas sawah yang terserang hama masih  10 hektar, akan tetapi kalau dibiarkan, dampaknya bisa 100 hektar karena telur keong itu kalau netas bisa 100 higga 200 keong,” pungkasnya. (hib/shb)

 

iklan 100x100