Angka Kasus Covid-19 Di Bangkalan Terus Bertambah Satgas Gelar Operasi Pendisiplinan Prokes

Dandim 0829/Bangkalan, Letkol kav Ari Setyawan Wibowo bersama Kapolres bangkalan AKBP Didik Hariyanto saat membagi-bagikan masker

Bangkalan,maduranewsmedia.com- Angka kasus Covid-19 di kabupaten Bangkalan terus bertambah, untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 ini, Wakil Bupati Bangkalan, Moh Mohni, Ketua DPRD Bangkalan, Muhammad Fahad, Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto Dandim 0829/Bangkalan Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo S.sos dan , Kejari Bangkalan, Emauel Ahmad turun langsung dalam operasi pendisiplinan protokol kesehatan (prokes) dengan membagi-bagikan masker kepada masyarakat. “Operasi pendisiplinan prokes ini salah satu upaya kita didalam menurukan dan memutus mata rantai virus Covid-19, yang akhir akhir ini jumlahnya terus bertambah,” kata Wakil Bupati Bangkalan, Moh Mohni disela-sela operasi pendisiplinan yang digelar di Taman Paseban Bangkalan, Ahad (31/01/2021).

Dikatakan dia, berdasarkan update data perkembangan kasus Covid-19 hingga tanggal 30 Januari 2021, konfirmasi kasus positif di kabupaten bangkalan telah menyentuh angka 1.439, suspec 220 orang, meninggal 131 orang dan total sembuh mencapai 1.088 orang. “Setiap harinya kasus suspec serta positif covid-19 di kabupaten Bangkalan masih terus bertambah,” jelas Mohni panggilan akrabnya Wakil Bupati Bangkalan ini.

Dijelaskan dia, dengan terus bertambahnya kasus Covid-19 menandakan bahwa pandemi ini belum selesai. “Ini menjadi isyarat bahwa bahaya pandemi covid-19 di kabupaten bangkalan masih terus berlangsung, bahkan  berdasarkan  status zona, saat ini bangkalan berstatus resiko sedang, karena itu perlu berbagai upaya untuk terus menurunkan dan memutus mata rantai penyebaran covid-1-19,” terangnya.

Salah satu upaya yang dilakukan pemkab Bangkalan kata Mohni, melakukan pendisiplinan prokes. “Yang kita terus lakukan hingga saat ini untuk memutus penyebaran covid-19 melalui penerapan disiplin protokol kesehatan dan terus memberikan edukasi  kepada masyarakat tentang pentingnya menerapkan prokes,” tuturnya.

Ditambahkan Mohni, pada era new normal saat ini menjadi salah satu tantangan bagi penegakan disiplin prokes, untuk terus menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan prokes. “Masih banyak masyarakat yang masih menganggap remeh penerapan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, mengunakan masker ketika beraktivitas diluar rumah. bahkan tidak sedikit masyarakat yang menyepelekan keberadaan Covid-19 sehingga operasi pendisiplinan protokol  kesehatan di kabupaten Bangkalan dianggap penting untuk dilaksanakan,” katanya.

Sementara itu, Dandim 0829/Bangkalan Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo S.sos menjelaskan, pelaksanaan operasi pendisiplinan prokes ini merupakan perintah dari pemerintah pusat.  “Ada perintah dari pemerintah pusat,  karena banyaknya kasus covid-19, pemerintah daerah bersama instansi samping baik TNI, Polri maupun organisasi kemasyarakatan lainnya. diperintahkan untuk melaksanakan operasi pendisiplinan prokes di wilayah masing masing,” kata Ari sapaan akrabnya Dandim 0829/bangkalan ini


Dikatakan Ari, operasi pendisiplinan prokes ini akan dilaksanakan selama 1 minggu. “Operasi ini dimulai tanggal 31 hingga tanggal 8 Pebruari. diharapkan dalam pelaksanaan operasi selama 1 minggu ini kita bisa menekan angka terpaparnya masyarakat di kabupaten bangkalan dan  agar supaya terhindar dari covid-19,” terangnya.

Ditambahkan dia, sedangkan sasaran dari operasi pendisiplinan prokes ini adalah tempat-tempat fasilitas umum dan keramaian, contohnya pasar, mall maupun tempat –tempat yang membutuhkan perhatian serius. “Sehingga apa yang akan kita lakukan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan baik mencuci, mengunakan masker dan menjaga jarak serta  menghindari kerumunan kerumunan,” pungkasnya. (hib/shb)