Angka Kematian Pasien Covid-19 Di Kabupaten Bangkalan Tertinggi Se- Jawa Timur

Bangkalan,maduranewsmedia.com- Angka kematian pasien Covid-19 di kabupaten Bangkalan tertinggi di Jawa timur, saat jumlah pasien Covid-19 yang meninggal sebanyak 62 orang. “Tingkat kematian pasien Covid-19 kita tertinggi dari segi prosentase, jumlah pasien covid-19 yang meninggal 62 orang dari 483 kasus yang ada,” kata Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Bangkalan, H Sudiyo, Ahad (20/09/2020).

Memang kata dia, angka kumulatif  baik Nasional. maupun ditingkat propinsi kabupaten Bangkalan tidak terlalu tinggi. “Di Propinsi, angka komulatif kita emang ngak terlalu tinggi, kita masih berada di nomer urut 17 dari 37 kabupaten/kota di jatim,  tapi jangan lupa, tingkat  kematian di kita tertinggi dari segi prosentase,” jelas Yoyok sapaan akrabnya Kadinkes Bangkalan ini.

Oleh sebab itu kata Yoyok, untuk menekan angka penyebaran virus Corona Covid-19 ini, pihaknya terus melakukan pencegahan dengan selalu memberikan himbauan kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. “Ya pakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak terus kita himbau kepada masyarakat,” terangnya.

Ketika ditanya dengan adanya peniadaan jam besuk pasien di RSUD Syarifah Ambami Ratoh Ebu karena 10 orang karyawannya terpapar covid-19 ? yoyok menjelaskan bahwa terparnya 10 orang karyawan RSUD itu tidak sampai menggangu layanan kesehatan kepada masyarakat. “!0 orang yang terpapar di RSUD Syamrabu itu semuanya di bagian manajemen , saya kira tidak ada pengaruhnya terhadap layanan masyarakat,” tuturnya.

Saat ini kata Yoyok, pihak RSUD Syamrabu telah melakukan pembatasan jam bezuk pasien. “Saya mendengar dari Direktur rumah sakit diberlakukan kembali pembatasan jam bezuk pasien itu dalam rangka mencegah terjadinya sebaran yang lebih luas lagi, saya kira  itu bagus,” pungkasnya. (hib/shb)