Ansor Dan Banser Tiga Kabupaten lakukan Napak Tilas Sejarah Berdirinya NU

Ketua GP Ansor Bangkala, Hasani zubair saat memimpin acara  napak Tilas sejarah lahirnya NU
Ketua GP Ansor Bangkala, Hasani zubair saat memimpin acara napak Tilas sejarah lahirnya NU

Bangkalan, Maduranewssmedia.com – sekitar 400 orang anggota Ansor dan banser gabungan dari tiga Kabupaten melakukan napak tilas berdiriya Jamiyah Nadhatul ulama (NU). Dalam aksi napak tilas itu, Ratusan anggota Ansor dan Baser dari Kabupaten Bangkalan, kota Krasan dan kabupaten Probolinggo itu berjalan kaki dari Makboroh Syaikhona Kholil di desa Martajesah ke alun-alun kota Bangkalan. Sebelum melakukan aksi napak tilas, ratusan anggota Ansor dan banser itu melakukan zairah kubur ke Makbaroh Syakhona Kholil dilanjutkan dengan apela penyerahan tongkat dan tasbeh kepada anggota Banser sebagai simbul napak tilas Berdirinya NU. “Sejarah Berdirinya NU ini tidak lepasa dari Restu Syaikhona Kholil Bangkalan,” kata Ketua Gerakan Pemuda Ansor (GP) Ansor kabupaten Bangkalan, H Hasani Zubair, Kamis (30/07/2015).

Dikatakan dia, dalam sejarah berdirinya NU itu, Syaikhona Kholil Bangkalan yang merupakan guru dari KH As,ad Syamsul Arifin Situbondo menitipkan tongkat dan tasbih serta potongan ayat Alqur,an Surat Toha untuk disampaikan kepada  KH Hayim As,ari. “Jadi sejarah Berdirinya NU itu ya seperti itu, makanya sekarang kita melakukan napak tilas ini untuk mengingatkan kaum Nadhiyin akan sejarah lahirnya NU,” kata Ra Hasani Panggilan Akrabya Ketua GP Ansor Bangkalan ini.

Dengan adanya Napak tilas sejarah lahirnya NU ini kata Ra Hasani, diharapkan bisa mengingatkan para elit-elit NU yang saat ini tengah sibuk dengan suksesi. “Dengan cara ini semoga elit-elit NU yang tengah sibuk dengan Suksesi ini bisa ingat bagaimana sebenarnya NU itu lahir, kita berjalan kaki dari Makbaroh ke Alun-alaun selanjutnya dari alun-alun naik mobil ke arena Muktamar, karena dulu Kiai Asyad naik kereta dari alun-alun bangkalan ke Jombang,” pungkasnya. (hib/shb)