Antisipasi Penyebaran Virus Corona (Covid-19), Bupati Bangkalan R Abd Latif Amin Imron, Cek Kesehatan Santri Ponpes Sidogiri Yang Baru Pulang Dari Ponpes  

 

Bupati Bangkalan R Abd Latif Amin Imron saat memeriksa suhu tubuh santri Ponpes Sidogiri yang baru tiba di terminal Bangkalan

Bangkalan,maduranewsmedia.com– Untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) di kabupaten bangkalan,  sebanyak 1.263 santri Pondok Pasantren Sidogiri Pasuruan yang baru tiba diterminal kota Bangkalan langsung di sterilisasi ribuan santri yang diangkut 23 armada bus itu langsung di lakukan pemeriksaan..

Tak tangung-tangung,  Bupati Bangkalan, R Abd Latif Amin Imron langsung memeriksa suhu tubuh santri Ponpes Sidogiri itu dengan alat pengukur suhu tubuh, Thermo Gun. “Ponpes Sidogiri ini masuk wilayah Pasuruan yng masih zona hijau dalam penyebaran virus Covid 19, namun mereka tetap harus melakukan pemeriksaan,” kata Ra Latif sapaan akrabnya Bupati Bangkalan saat menyambut kedatangan Santri Ponpes Sidogiri di  posko Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten Bangkalan di Terminal Bangkalan, Kamis (02/04/2020).

Bupati Bangkalan, R Abd Latif Amin Imron bersama Tim Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten Bangkalan di Terminal Bangkalan

 

Dikatakan dia, pemeriksaan terhadap Santri Ponpes Sidogiri yang baru datang dari Pasuruan tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19). “Memang para santri ini kami transitkan ke terminal dulu, minimal untuk mengecek suhu badan dan menyemprotkan cairan disinfektan kepada mereka, ini langkah awal dalam pencegahan virus Corona (Covid -19) di kabupaten Bangkalan,” jelas Ra Latif.

Memang kata Ra Latif, kabupaten Pasuruan masih zona hijau dalam penyebaran virus Corona (Covid-19) di Jawa Timur. “Tapi untuk kewaspadaan mereka para santri harus tetap di sterilisasi. Sesuai dengan SOP-nya begitu masuk ke terminal para santri harus masuk ke bilik Diisinfektan, kemudian diperiksa suhu tubuhnya dan cuci tangan dengan hand sanitizer,” terangnya.

 

Bupati Bangkalan, R Abd Latif Amin Imron bersama Kadinkes Bangkalan, H Sudiyo di Posko satgas Penanganan Covid-19 kabupaten bangkalan

 

Dijelaskan Ra Latif, dari pemeriksaan yang dilakukan, tidak ada santri dari Ponpes Sidogri yang pulang dalam keadaan sakit atau demam. “Alhamdulillah sampai saat ini kami belum menerima laporan santri dari ponpes Sidogiri yang pulang dalam keadaan sakit atau demam,” tuturnya.

Bupati Bangkalan menghimbau kepada para santri yang baru pulang dari Pondok pesantren agar tetap tinggal dirumah untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19. “Kepada semua santri yang baru pulang dari Pondok pesantren saya himbau nanti ketika tiba  dirumah jangan keluyuran, diam dirumah dalam beberapa hari, mengisolasi diri dulu-lah,” katanya.

Selain kepada santri yang baru pulang liburan dari Pondok Pesantren yang ada diluar kabupaten Bangkalan, Ra Latif juga menghimbau kepada kepala desa untuk ikut mensosialisasikan pencegahan penyebaran virus Corona Covid-19 ini. “Kepala desa sebagai garda terdepan dalam pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) harus ikut mensosialisasikan. jadi apa yang sudah dilakukan pemerintah harus disosialisasikan, lebih-lebih kepada warga yang baru datang dari Perantauan, apalagi yang datang dari zona merah untuk mengindahkan himbauan pemerntah, mengisolasi diri jangan berinteraksi dengan orang lain,” pungkasnya. (hib/shb/*)