Antisipasi Pergerakan Massa Dari Madura, Polres Bangkalan Lakukan Penyekatan Di Pintu Masuk Jembatan Suramadu

Personel Polres Bangkalan saat melakukan penyekatan di pintu Masuk Suramadu

Bangkalan,maduranewsmedia.com- Untuk mengantisipasi Pergerakan massa dari Madura yang akan bergabung dalam unjuk rasa oleh   Aliansi Gerakan Tolak Omnibuslaw di Gedung Grahadi Surabaya, Polres Bangkalan melakukan penyekatan di pintu masuk jembatan Suramadu sisi Madura. ”Penyekatan ini dalam rangka antisipasi bahan peledak (handak) dan senjata tajam (sajam) serta adanya pengerahan massa dari wilayah Madura yang akan bergabung dalam  aksi damai atau unjuk rasa menolak Omnibuslaw di Gedung grahadi Surabaya,” kata Kasubag humas Polres Bangkalan, Iptu Arif  DJ, Selasa (27/10/2020).

Dikatakan Arif, penyekatan di pintu masuk jembatan Suramadu di mulai sejak pukul 09.30 WIB sampai dengan pukul 10.00 wib “Operasi sasarannya sajam dan handak. operasi  dipimpin oleh Kabag Ops Polres Bangkalan AKP I Made Widyana,” jelas Arif.


Dijelaskan Arif, selama operasi petugas tidak menemukan adanya  kendaraan atau penumpang yang membawa handak maupun sajam. “Tidak ditemukan adanya kendaraan, penumpang  atau warga yang membawa handak dan sajam serta tidak ditemukan adanya kelompok masa yang akan bergabung dalam giat Aksi unjuk rasa  di Gedung Grahadi Surabaya,” terangnya.

Ditmabhkan Arif, sebelum melaksanakan operasi penyekatan, personil gabungan sebanyak 18 orang yang terlibat dalam operasi tersebut mengikuti apel yang dipimpin oleh . Waka Polres Bangkalan, Kompol Deky Hermansyah  SH, MH.(hib/shb)