Awas…! Banyak Calo KTP-e  Bergentanyangan

Kadispenduk capil bangkala, Rudiyanto
Kadispenduk capil bangkala, Rudiyanto

Bangkalan, Maduranewsmedia.com- ternyata masih banyak calo pembuatan Kartu Tanda Penduduk  eletronik (KTP-e) di kabupaten Bangkalan bergetayangan. Untuk membuat KTP-e, masyarakat dimintai uang antara Rp 30 ribu hingga Rp 100 ribu oleh oknum di kantor kecamatan. “Kalau mau cepat, satu minggu selesai saya disuruh bayar Rp 100 ribu, kalau biasa saya dimintai Rp 30 ribu,” kata Huz warga Bangkalan, (20/08/2015).

Kepala Dinas Kependudukan dan catatan sipil kabupaten Bangkalan, Rudiyanto ketika dikonfirmasi masalah tersebut membantahnya. “Ngak ada pungutan sepeserpun, karena pembutan KTP-e ini gratis hal itu telah diatur dalam Undang-undang,” jelas Rudy panggilan akrabnya Rudiyanto.

Dijelas da, dalam undang-undang No 24 tahun 2013 tentang administrasi kependudukan,  paling lambat untuk pembuatan KTP-e itu 14 hari,  nah sebelum KTP-e masih dalam  proses cetak, maka pemohon biasanya diberi surat keterangan sebagai pengganti KTP-e. “Makanya masyarakat kalau diminta uang jangan mau, karena membuat KTP-e itu tidak ada biaya-nya gratis, asalkan mengurus sendiri tidak diuruskan kepada orang lain,” terang Rudy.

Biasanya kata Rudy, yang sering terjadi, masyarakat tidak mengurusnya sendiri, akan tetapi diuruskan kepada orang lain. “Saya tegaskan, Dispenduk tidak pernah memungut biaya pembuatan KTP-e,” katanya.

Dikatakan Rudy, sejak tanggal 27 januari 2015, Dispenduk capil telah mencetak KTP-e sendiri. “Perekaman data-nya di kantor kecamatan sementara proses cetaknya di kantor Dispenduk Capi

Kadispenduk ini mengharpakan agar masyrakat mendukun program-program pemerintah tenagng pembauatn dokumen kependudukan. “Harapan saya program KTP-e sukses dan masyrakat yang ngak punya.segera mengurus dokumen kependudukan lainnya tidak hanya KTP, tapi KSK, Akte Kelahiran dan Dokumen kependudukan lainnya,” (hib/shb)