HEADLINEKESEHATANPENDIDIKANPERISTIWAPOLITIK & PEMERINTAHANTERKINI

Banjir Rendam Lima Kecamatan di Bangkalan, Kecamatan Sepuluh Paling Parah

 

banjir di kecamatan Sepulu
banjir di kecamatan Sepulu

Bangkalan, maduranewsmedia.com– Setelah diguyur hujan selam 3 hari berturut-turut 5 kecamatan di kabupaten Bangkalan terendam banjir. Ke-5 kecamatan yang terendam banjir itu adalah kecamatan Blega, Sepeluh, Klampis, Arosbaya dan kecamatan kota Bangkalan. Namun dari 5 kecamatan yang terendam banjir itu adalah kecamatan Sepuluh. “Di kecamatan Sepuluh ini paling parah, karena banjir Bandang dan ketinggian air hingga 2 meter,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPDB) kabupaten Bangkalan, Wahid Hidayat, Selasa (31/05/2016).

Dikatakan  dia, di kecamatan Sepuluh air kiriman bukit Gunelap dan desa Klabetan datang sekitar pukul 6  sore, bersamaan dengan datangnya air kiriman itu, air laut pasang dan meluap sehingga terjadilah banjir bandang dan meluap ke rumah warga yang berada di desa Pesisir kecamatan Sepulu itu. “Dari data awal di kecamatan Sepuluh ada sekitar 10 rumah yang terendam banjir bandang,” jelas Dayat panggilan akrabnya Wahid Hidayat

lebih lanjut Dayat menjelaskan, selain merendam 10 rumah warga, saat banjir badang terjadi, air menghantam tembok rumah  warga, kantor koramil, serta menyeret sepeda motor dan mobil. “Sepeda motornya ada 5 yang terseret banjir bandang, sepeda motor warga ada yang ditemukan didepan sekolah SMPN-1 Sepulu, terseretnya jauh sekali, dan ada 1 unit mobil yang ikut terseret, namun mobil yang terseret ini tidak mengalami kerusakan,” terang Dayat.

Untuk banjir Bandang di Sepuluh ini kata Dayat, sampai saat ini belum dilakukan pendataan berapa jumlah kerugian yang diakibatkan Banjir Bandang itu, karena saat ini BPBD bersama relawan media tengah melakukan pendataan serta masih menunggu hasil penilaian oleh tim assement dan insatansi terkait. “kita belum tahu berapa jumlah kerugiannya,” tuturnya.

Begitu juga dengan kerugian banjir yang terjadi di 4 kecamatan lainnya, karena banjir yang terjadi di kecamatan lain ini juga merupakan banjir kiriman. “Kalau banjir di Blega itu kiriman dari desa Konang, kalau di kecamatan Arosbaya kiriman dari desa Geger dan banjir di kecamatan Klampis itu kiriman dari desa Moarah,” tutur Dayat.

Karena adanya banjir di lima kecamatan itu, saat ini BPBD kabupaten Bangkalan menetapkan status transisi darurat  kepemulihan. “Kalau dari BMKG sendiri, dua minggu kedepan ini masih badai Elnino,” pungkasnya.(hib/shb)