Banyak Puskesmas Pembantu Di Kabupaten Bangkalan Tidak Difungsikan

salah satu Pustu yang ada di kabupaten bangkalan

Bangkalan,maduranewsmedia.com- Puskesmas Pembantu (Pustu) yang fungsinya untuk menunjang dan memperluas bantuan kesehatan di desa di kabupaten Bangkalan saat ini banyak yang sudah tidak difungsikan. “Pustu di kabupaten Bangkalan saat ini banyak yang tidak difungsikan karena fungsi pustu sendiri tidak efektif dan anggaran sangat terbatas, jumlah Pustu yang sudah tidak difungsikan ini semakin tahun semakin banyak,” kata Kepala dinas kesehatan kabupaten Bangkalan, H  Sudiyo, selasa (11/02/2020).

Dikatakan dia, pustu tersebut  dibangun untuk desa yang jauh dari akses kesehatan. “Saat itu pustu memang dibangun untuk menjangkau desa yang belum terakomodir dan jauh dari akses kesehatan, namun seiring berkembangnya zaman masyarakat jadi lebih mudah menjangkau puskesmas dengan kendaraan yang mereka miliki, lagi pula di pustu juga peralatannya belum lengkap,” jelas Yoyok sapaan akrab kadinkes Bangkalan ini.

Dijelaskan Yoyok, penyebab pustu tidak mendapatkan dana pemeliharaan dan perawatan disebabkan karena banyaknya dana yang digunakan untuk biakesmas. “Kami mencoba memaksimalkan dana itu untuk pemberdayaan dan melengkapi sarana dan prasarana, dana yang kami terima untuk pemeliharaan puskesmas saja hanya Rp 2 milyar,” tuturnya.

Sementara itu kepala puskesmas Kamal kabupaten Bangkalan, Nur Hotibah menyatakan jika keberadaan Pustu sudah tidak efektif dan sudah tidak dibutuhkan. Sebab masyarakat bisa langsung mendapatkan perawatan di Puskesmas. “Keberadaan pustu sekarang ini sudah tidak efektif,, lagi pula masyarakat juga lebih tertarik berobat ditempat yang gratis dan terkadang mereka langsung pergi kerumah sakit selain gratis perawatannya juga lebih maksimal,” kata Nur Hotibah

Kapuskesmas Kamal ini mengusulkan agar pustu yang tidak difungsikan lebih baik digunakan untuk bidang lain. “Kalau memang pustu sudah tidak mendapatkan dana perawatan lagi, lebih baik pustu itu digunakan untuk bidang lain yang lebih efektif,” pungkasnya. (ver/shb).