Cakades dan Ketua BPD Tanjung Bumi Adu Jotos di Kantor Bappemas

adu jotosilustrasi
adu jotosilustrasi

Bangkalan, maduranewsmedia.com– Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Bappemas-Pemdes) Kabupaten Bangkalan jadi arena adu jotos, Selasa (23/08/2016). Adu jotos itu terjadi antara Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Tanjung Bumi, Asmur, (48)  dan rekannya Sujono Asmo, (51)  mengalami luka lebam di wajah dan telinga, akibat dipukuli oleh pendukung Dju’i, salah satu calon kades Tanjung Bumi yang digugurkan dalam pilkades serentak tahap II.

Kepala Bagian Humas Polres Bangkalan, Ajun Komisaris Budarudin menuturkan keributan itu terjadi sekitar pukul 12.15 Wib. Awalnya, kata Bidarudin, korban Asmur dan Sujono datang ke kantor Bappemas untuk menemui Kepala Bappemas Ismet Efendi. Namun karena Ismet sedang sibuk keduanya menunggu diluar. “Mereka mau menyerahkan hasil keputusan P2KD Tanjung Bumi ke Bappemas,” kata Bidaruddin.

Sehari sebelumnya, P2KD Desa Tanjung Bumi menggelar penetapan nomor urut dan tanda gambar calon kades. P2KD Tanjung Bumi menggugurkan Dju’I karena tidak memenuhi syarat keterangan domisili karena Dju’I pernah lama jadi TKI.

Setelah cukup lama menunggu di lobi, korban Sujono hendak keluar. Sesampainya di pintu, dia dicegat Rudi, salah seorang pendukung Dju’I dan diminta masuk kembali ke lobi. Saat itulah terjadi cekcok mulut dan tiba-tiba Rudi menghamtan Asmur yang mencoba melerai. Keributan itu memancing pendukung Dju’I lain salah Andhika ikut memukul Asmur dan Sujono. “Ada banyak yang mengeroyok, tapi yang dilaporkan Rudi,” ujar dia.

Akibat pemukulan itu, Asmur mengalami luka lebam pada mata sebelah kanan bagian bawah dan luka robek pada telinga kiri. Sedangkan Sujono Asmo mengalami luka lebam di pelipis seblah kiri atas dan luka lebam pada mata sebelah kiri bagian bawah. “Kasusnya sudah ditangani reskrim,” jelas Bidaruddin

Bidarudin menambahkan, untuk mencegah bentrok susulan, Kepolisian Sektor Tanjung Bumi telah melakukan pendekatan kepada kedua belah pihak dan tokoh masyarakat agar situasi kondusif.(hib/shb)