CEKAMP Ancam Laporkan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam Dan Sejumlah Pejabat Ke KPK

massa CEKAMP berunjuk rasa di kantor DPRD Pamekasan

 

Pamekasan,maduranewsmedia.com– Masyarakat yang mengatas namakan Central Kreasi Aspirasi Muda Pamekasan (CEKAMP) akan melaporkan bupati pamekasan, Baddrut Tamam ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). CEKAMP menilai bupati telah membiarkan carut-marutnya proses lelang dan pengerjaan berbagai proyek pembangunan di kabupaten Pamekasan.

Korlap Aksi, Indra  mengaku sangat kecewa terhadap kinerja bupati Pamekasan Baddrut Tamam yang berjanji akan melakukan investigasi terkait laporan masyarakat dan akan menberikan jawaban kepada masyarakat, namun sampai 15 hari tidak ada jawaban dari bupati.

“Maka dari itu, masyarakat akan melaporkan persoalan ini ke komisi pembarantasan korupsi (KPK). Dalam waktu dekat karena ini di duga ada nilai kerugian negara,”. Kata Korlap aksi CEKAMP, Indra saat Orasi, Kamis (15/11/2018).

Selain itu, masyarakat yang datang ke kantor bupati membawa sejumlah poster bertulisan ” saya tunggu nyali bupati” bahkan ada pula yang bertulisan rakyat mengunggu kerja cepat bupati atau memilih mundur  tulisan yang di pangpangkan di depan.

Kedatangan mereka untuk menagih janji bupati sekaligus mempertanyakan komitmen bupati didalam membenahi proses lelang dan pengerjaan proyek di kabupaten itu, namun aksinya kali ini disamping tidak ditemui bupati. Masyarakat yang melakukan aksi demo bentrok dengan aparat kepolisian.

Dalam pernyataan tertulisnya massa aksi menuntut agar bupati mengevaluasi semua pembangunan fisik di Pamekasan, coret pengusaha nakal, reformasi semua pejabat, pantau pembangunan di lapangan sesuai aduan masyarakat dan menuntut bupati Pamekasan mundur jika tidak mampu menyelesaikan persoalan pembangunan di Pamekasan.(rhm/shb)