Cetak Mahasiswa Yang Bisa Menulis, Mahasiswa Baru STAIDHI Dibekali Ilmu Jurnalistik

wartawan Harian Duta Masyarakat Moh Amin saat menyampaikan Materi Jurnalistik
wartawan Harian Duta Masyarakat Moh Amin saat menyampaikan Materi Jurnalistik

Bangkalan,maduranewsmedia.com– Untuk mencetak mahasiswa yang suka membaca dan bisa menulis, mahasiswa baru Sekolah Tinggi Agama Islam Darul – Hikmah (STAIDHI) Desa Langkap kecamatan Burneh kabupaten Bangkalan dibekali dengan Ilmu Jurnalistik. “Pengetahuan Jurnalistik ini prioritas, karena kita mengangap ilmu itu harus dikemas dalam tulisan yang bagus, kalau menyampaikan sesuatu tidak dengan memakai kaidah-kaidah penulisan yang benar, maka tidak akan dipahami dengan baik, makanya mahasiswa baru STAIDHI ini kita bekali dengan Ilmu Jurnalistik karena kita ingin mencetak mahasiswa yang bisa suka membaca dan bisa menulis dengan baik,” kata Ketua STAIDHI, KH Bustomi Djauhari di sela-sela acara Pekan Orentasi Mahasiswa STAIDHI, Minggu (28/08/2016).

Sebab kata Bustomi, Ketika mahasiswa STAIDHI mempunyai kebiasaan membaca dan menulis dengan baik, maka para mahasiswa itu akan mudah untuk menulis di media kampus seperti Bultin, jurnal dan majalah kampus. “Target kita mahasiswa STAIDHI tidak hanya bisa menulis di media sosial saja, akan tetapi mereka bisa menulis di Bultin-bultin dan Jurnal-jurnal kampus,” Terang Bustomi yang juga Pengurus NU Bangkalan ini.

Putra Pertama Pengasuh Ponpes Darul Hikmah KH Djauhari Aris ini lebih lanjut menjelaskan, Walaupun STAIDHI ini tidak ada jurusan Jurnalistik atau wartawan, akan tetapi dirinya mengangap perlu untuk membekali mahasiswa baru dengan ilmu jurnalistik atau pers. “Di STAIDHI ini jurusannya pendidikan yaitu ada dua jurusan , jurusan Ekonomi Syariah dan Tarbiyah atau Pendidikan Agama Islam (PAI) tidak ada jurusan wartawan, namun kita ingin membekali anak-anak dengan berbagai bidang ilmu agar anak-anak nanti ketika lulus bisa terjun di segala bidang,” tuturnya.

Terbukti kata Bustomi, ada alumni STAIDHI saat ini ada yang bekerja menjadi karyawan di TVRI Kalimantan. “Yang menentukan profesi itu Allah swt, STAIDHI ini jurusannya pendidikan tapi ada alumninya yang diterima bekerja di TVRI, karena sudah bekerja dimedia, ya dia harus menyesuiakan dengan pekerjaanya itu, dan terbukti dia bisa,”  katanya.

Panitia Pekan Orentasi Mahasiswa STAIDHI (Pormadhi) mengundang nara sumber wartawan Harian Duta Masyarakat yang bertugas di kabupaten Bangkalan Moh Amin  untuk memberikan materi Jurnalistik  itu. Para mahasiswa baru sangat antusias dalam mengikuti materi-materi jurnalistik yang disampaikan oleh Pemateri.

Materi yang diberikan kepadamahasiswa baru tersebut diantaranya Dasar-dasar Jurnalistik, seperti jenis-jenis berita, nilai berita serta cara menulis yang baik dan benar dengan menggunakan tehnik piramida terbalik.(hib/shb)