Dana BOS SMP DI Bangkalan Boleh Dimanfaatkan Untuk Penanggulangan Wabah Virus Corona (Covid-19)

Kabid SMP Dinas Pendidikan kabupaten Bangkalan, Jufri Kora

Bangkalan,maduranewsmedia.com– Sesuai Permendikbud nomor 8 tahun 2020 tentang petunjuk teknis penggunaan BOS yang sejatinya dipergunakan sekolah dalam rangka pembiayaan operasional sekolah yang meliputi belanja pegawai, barang jasa, modal dan buku. Namun dalam masa pandemi virus Corona (Covid-19) ini, Dana BOS bisa dialihkan untuk penanggulangan wabah virus Corona (Covid-19). “Mulai beberapa waktu yang lalu, sekolah sudah mulai melaksanakan pengalihan BOS, seperti pembagian masker kepada siswa yang dijadwal atau pemberian hand sanitizer kepada siswa, dan di masing masing lembaga sudah membuat pola cuci tangan,” kata Kabid SMP Dinas Pendidikan kabupaten Bangkalan, Jufri Kora, Sabtu (16/05/2020).

Dikatakan dia, sejak pandemi virus Corona (Covid-19), ada beberapa kegiatan sekolah yang secara otomatis dari pusat ditiadakan.  “Contohnya kegiatan UNBK  oleh karena kegiatan kegiatan sekolah yang tertuang dalam rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS) berkaitan dengan kelulusan ujian mulai dari awal hingga akhir kelulusan itu dialihkan kepada pencegahan virus Corona,” jelas Jufri sapaan akrabnya Kabid SP Disdik Bangkalan itu.

Namun kata Jufri, dalam pengalihan BOS ini tidak ada pemberian kuota internet kepada siswa. “Kalau pemberian kuota internet kepada  guru sudah pasti, kalau pemberian kuota internet kepada siswa ngak nutut, karena dana BOS itu kalau sampai diberikan semua siswa dalam bentuk kuota internet akan habis,” terangnya.

Dijelaskan Jufri, dalam realisasi BOS ini, Dinas pendidikan kabupaten Bangkalan hanya pengesahan RKAS. “Untuk perubahan pengalihan BOS secara mendetail kami belum tahu, sebab Dinas hanya menerima RKAS yang sifatnya hanya pengesahan saja,” terangnya.

Akan tetapi kata Jufri, Dinas pendidikan kabupaten Bangkalan tetap melakukan pemantauan terhadap pemanfaatan BOS di sekolah. “Kepada teman teman Kepala sekolah kita minta untuk memberikan laporan dan kita juga minta teman teman kepala sekolah untuk mendokumentasikan semua bentuk bentuk bantuan yang dilaksanakan oleh sekolah baik kepada siswa kepada lembaga sekolah wujud wujud yang sudah dilakukan. Pemantauan itu kita lakukan dengan WAG dan kami memberikan himbuan dalam rapat rapat yang dilakukan dengan memakai aplikasi zoom,” pungkasnya. (hib/shb)