Desak Perda Kota Dzikir dan Solawat, Ribuan Santri Turun Jalan

tampak santri putri saat turun jalan
tampak santri putri saat turun jalan

Bangkalan, Maduranewsmedia.com– Sekitar 10 ribu orang santri, para Kiai  dan tokoh masyarakat melakukan aksi unjuk rasa ke DPRD dan kantor pemkab Bangkalan. Akibat aksi ribuan santri itu, jalan Soekarno-Hatta lumpuh total. Dalam aksinya ribuan santri  mendesak agar DPRD Bangkalan mengesahkan Peraturan Dearah (Perda) tentang kabupaten Bangkalan agar dijadikan kota Dzikir dan Solawat. “Pemintaan kami tidak muluk-muluk hanya ingin bangkalan dijadikan kota santri dan solawat,” teriak korlap aksi Achrori saat orasi di halaman kantor DPRD Bangkalan, Senin (24/08/2015)

Sementara itu Ketua PCNU Bangkalan, KH Fachrilla As-Schal mengatakan, dengan adanya perda tentang Bangkalan sebagai kota Dzikir dan Solawat itu diharap nantinya bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. “Minimal nanti di tiru oleh daerah lain, dan jika melihat kondisi kabupaten bangkalan yang mayoritas NU ini sudah pas adanya kota dzikir dan solawat, pemerintah tidak bisa menolak ini,” kata Ra Fachri panggilan akrbanya Ketua PCNU Bangkalan yang juga pengasuh ponpes Syaichona Moh Cholil Bangkalan ini

Lebih lanjut Ra Fachri menjelaskan, untuk aspirasi agar Kabupaten Bangkalan dijadikan sebagai kota dzikir dan solawat ini, beberapa yang lalu, pihaknya sudah melakukan audensi dengan DPRD Bangkalan. “Saat audensi, semua anggota dewan  menyetujui dan untuk Draf raperdanya sudah ada,” jelas Ra Fachri

Kepada pengunjuk rasa, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan, Fatkurahman mengatakan, aspirasi dari para kiai dan tokoh masyarakat serta para santri ini diusulkan ke Badan Legislatif (Baleg). “Aspirasi bapak-bapak akan diusulkan ke Baleg agar diadakan perda inisiatif untuk dibuat perda agar Bangkalan menjadi kota dzikir dan solawat,” kata Fatkurrahman.

Kepada Ribuan massa, politisi PDI Perjuangan ini menyatakan pihaknya akan mendukung rencana pembuatan perda kota dzikir dan solawat ini. “Kami  akan mendukung, dan seluruh anggota yang ada di dewan,  100 persen mendukungn dan kami tidak akan mengingkari janji,” tukas Fatkurrahman.

Aksi dari Tokoh  masyarakat, semua elemen dan Para pecinta dzikir dan solawat, dalam aksinya juga diikuti pawai Sepeda motor sebanyak 1. 600 lebih sepeda motor. Setelah puas berorasi di kantor DPRD Bangkalan, ribuan massa itu kemudian melanjutkan aksinya ke kantor pemkab Bangkalan. (hib/shb)