Dewan Temukan Banyak Masalah Dalam Pelaksanaan JKN

Anggota DPRD Bangkalan Saat sidak

Bangkalan,maduranewsmedia.com– Komisi D DPRD kabupaten Bangkalan,  menerima pengaduan banyaknya masalah dalam pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di lapangan.  Salah satu masalah yang diadukan oleh masyarakat itu diantaranya adalah  pengadaan obat yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.  “Di beberapa puskesmas,  obat yang dikirim dari Dinkes ini sama,  padahal kebutuhan obat antara puskesmas yang satu dengan yang lainnya kan tidak sama,”  Kata anggota Komisi D DPRD Bangkalan,  Abdurrahman Tohir saat sidak di kantor Dinkes,  Senin (7/5/2018).

Dalam sidak yang dilakukan di kantor Dinkes Bangkalan,  ternyata permasalahan yang ditemui semakin kompleks,  dimana Dinkes belum memiliki mobil untuk mendistribusikan obat ke puskesman puskesmas. “Jadi Selama ini obat obat ini ke puskesmas di angkut dengan mobil ambulance, ”  kata politisi partai demokrat ini.

Dikatakan Abdurrahman Tohir, pengangutan obat ke puskesmas dengan menggunakan mobil ambulance ini jelas menyalahi aturan.  “Mobil ambulance itu harus stanby di puskesmas,  kalau seumpanya ada orang sakit kritis dan butuh di rujuk,  lalu mobil ambulance nya tidak ada karena sedang dipakai mengambil obat,  ini kan ngak benar,”  tuturnya.

Oleh sebab itu kata dia,  masalah yang ditemukan pada saat sidak itu akan ditindak lanjuti.  “Nanti Kadinkes serta bagian umum dan bagian farmasi akan kita panggil,” tuturnya.

Sementara itu kadinkes Bangkalan,  Muzakki berjanji akan memenuhi panggilan Komisi D DPRD Bangkalan tersebut.  (hib/shb)

iklan 100x100