Dinas Peternakan Bangkalan Berikan Pemahaman KIE Zoonosis Kepada Anak Usia Dini

 

Kabid Kesmavet Dinas Peternakan kabupaten, drh Sumirah saat memberikan sambutan

Bangkalan,maduranewsmedia.com– Untuk memberikan pemahaman Zoonosis yaitu penyakit yang bisa menular dari hewan ke manusia dan sebalik nya, dinas Peternakan menyelenggarakan kegiatan Komunikasi, informasi dan Edukasi (KIE) Zoonosis Produk hewan kepada anak usia dini. “Pada tahun ini kita memberikan KIE kepada  .siswa SDN Demangan 2 dan SDN Kemayoran 1, masing-masing SD pesertanya 35 orang siswa,” kata Kabid Kesmavet Dinas Peternakan kabupaten, drh Sumirah usai memberikan KIE di SDN Kemayoran 1, Kamis (24/10/2019).

Dikatakan dia, tujuan dilaksanakannya kegiatan KIE ini untuk memberikan pemahaman khususnya anak usia dini. “Dengan KIE ini diharapkan para siswa  paham, cara penularannya, gejalanya, cara menanganinya, dan cara pelaporannya serta pencegahannya,” jelas Ira panggilan akrabnya . Kabid Kesmavet Dinas Peternakan kabupaten itu.

Dijelaskan Ira, jika ada kejadian ada anak digigit anjing, maka anak tersebut sudah tahu apa yang akan dilakukan.” “Jadi kalau ada kejadian anak atau orang dewasa digigit anjing, maka cara pertolongan pertama, .luka bekas gigitan ajning itu harus disiram dengan air yang mengalir lalu di bawa ke puskesmas, kemudian kejadian itu di laporkan ke dinas peternakan terkait hewannya, agar hewan itu di lakukan karantina,” terangnya.

Ditambahkan Ira, dalam kegiatan KIE yang dilaksanakan di  SDN Demangan 2 dan SDN kemayoran 1, Dinas Peternakan kabupaten Bangkalan menghadirkan nara Sumber dari dinas Peternakan Propin Jatim. “Untuk nara sumber di SDN kemayoran 1 ini kita menghadirkan  Kasi Zoonosis dan kesrawan Dinas peternakan propinsi Jatim, Pak Kusdinono,” tuturnya.

Komunikasi, informasi dan Edukasi (KIE) Zoonosis Produk hewan kepada anak usia dini kata Ira, merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat yang diberikan Dinas Peternakan kabupaten bangkalan sesuai dengan Motto-nya  dinas peternakan Bangkalan MApan (Bangun Bangkalan Mandirikan Peternakan). (hib/shb)