HEADLINEPERISTIWAPOLITIK & PEMERINTAHANTERKINI

DPMD Bangkalan Gelar Acara Program Inovasi Desa

 

Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ismet Efendi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Mulyanto Dahlan Sekretaris Jendral Kementrian desa, Borni Kurniawan menayikan lagu Indonesia Raya

 

Bangkalan,maduranewsmedia.com- Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) kabupaten Bnagkalan menggelar acara Program Inovasi desa. dalam acara tersebut   Bupati Bangkalan RK Muhammad Makmun Ibnu Fuad meminta kepada para Kepala desa, tim inovasi desa dan pendaming desa untukterus melakukan inovasi desa. “Kedepan diharapkan minimal ada tiga desa di tiap-tiap kecamatan untuk menampilkan inovasi, apa yang akn ditampilkan,” kata Makmun Ibnu Fuad  dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh  Asisten Pemerintahan dan Kesra,  Ismet Efendi dalam acara  Program inovasi desa,  Bursa inovasi desa kabupaten Bangkalan tahun 2017 di gedung Pertemuan Ratoh Ebuh bangkalan, Jum,at (29/12/2017).

Dikatakan dia, dengan adanya tiga desa ditiap-tiap kecamayan yang menampilkan inovasi desa, akan merangsang ke desa-desa ;lain untuk terus melakukan inovasi. “Ini sebagai contoh kepada desa-desa yang lain. Jadi kedepan bagaimana potensi yang di desa-desa di kabupaten bangkalan ini, di kecamatan Labang misalnya, nanti PKL suramadu akan dipindah ke res area, jadi bagaiman desa-desa di kecamatan Labang itu bisa membuat cindra mata dan dijual di res area itu,” jelas Ismet Efendi.

Lebih lanjut Asisten Pemerintahan dan Kesra, ini menjelaskan, karena tujuan dari inovasi desa ini agar supaya peanfaatan Dana Desa (DD) lebih efektif dan efisien. “DD jangan hanya dijadikan pembangunan fisik saja,  pembangunan ekonomi masyarakat dan pemberdayaan masyarakatnya juga perlu,  tim inovasi tingkat kecamatan  dan  tim inovasi desa minta penjelasan kepada mereka,” terang  Ismet Efendi

Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ismet Efendi saat menyampaikan sambutan

 

Dijelaskan dia, karena adanya pemberdayaan masyrakat itu muncul dengan menciptakan inovasi-inovasi sehingga bisa menciptakan lapangan kerja di masing- masing desa.  “Seperti di desa Labbuan kecamatan Sepuluh ada taman pendiidikan mangrove,  itu  bisa si kembangkan oleh BUMdes,” katanya.

Sementara itu Panitia Penyelengara, Sony Harsono, menjelaskan, maksud dilaksanakan bursa inovasi desa ini adalah untuk sosialisasi dan pemantapan pelaksanaan bursa inovasi desa. “Tujuannya dari Bursa Inovasi desa ini untuk menyamakan presepsi dengan pihak pihak terkait,” kata Sony.

Selain itu kata Sony,  ,  sebagai langkah awal penggunaan dana desa melalui pembangunan mayarakat desa, desa yang inovasi, dan untuk  membagun kasipasitas desa yang mandiri. “Kita mengundang dari unit kebijakan strategis Sekretaris Jendral Kementrian desa, Borni Kurniawan,” pungkas Sony Harsono. (adv/hib)