Forsis Kritisi Krisis Kepemimpinan di Bangkalan

anggota Forsis saat menuju ruangan Kejari Bangkalan

anggota Forsis saat menuju ruangan Kejari Bangkalan

Bangkalan, Maduranewsmedia- gabungan elemen masyarakat, yang terdiri dari, Pengusaha, Tokoh masyarakat, anggota Dewan, Ketua LSM dan Pengacara yang gabungan elemen masyarakat yang tergabung dalam forum Steak Kholder (Forsis) mulai mengkritisi krisis kepemimpinan di kabupaten Bangkalan. Puluhan elemen masyarakat itu mendatangi kejaksaan negeri Bangkalan untuk mendesak agar serius dalam melakukan penegakan hukum di kabupaten Bangkalan. “Saat ini dikabupaten Bangkalan tengah terjadi Krisis kepemimpinan, krisis kepemipinan ini salah satunnya disebabkan lemahnya penegakan hukum. Makanya kedatangan kami ini untuk meminta ketegasan Kejari dan kerjasama dalam mendorong penegakan hukum,” kata Koordinator Forum Silaturahmi Steak Kholder (Forsis) Kabupaten Bangkalan, KH Achmad Ali Ridho, Senin (11/08/2015).

Dikatakan Achmad Ali Ridho, kehadiran dirinya bersama elemen masyarakat yang tegabung dalam Forsteak ini untuk memberikan data-data kebocoran APBD tahun 2014. “Kami juga memberikan data terkait kebocoran anggaran tahun 2014 data-data lain dalam 1 hingga 2 hari ini akan disampaikan,”jelas Achmad Ali Ridho.

Kepada anggota Forsteak yang hadir dalam audensi tersebut, Kajari Bangkalan, Soelistiyanto, SH berjanji akan meningkatkan penegakan hukum di kabupaten Bangkalan. “insya Allah kedepan penegakan hukum akan kita tingkatkan,” pungkas Soelistiyono.

Puluhan elemen masyarakat yang melakukan audensi dengan Kajari Bangkalan diantara ; LSM Pro Jokowi (Projo) KH Achmad Ali Rido, Takliman (Projo), Ketua LSM Forum Kiai dan Santri, H Mahrus Ali Zain, mantan Ketua panwaslu, Mashuri, Ketua LSM Cides Mathur khusairi, anggota Leksdam Aliman Haris, Forum Komunikasi Masyrakat Geger (FKMG) Mahfud Arifin, Mohammaad Hai,praktisi hukum, Fachri, tokoh Ulama KH Dafir dan Ketua LSM Poros Pemuda Jawa Timur Mahmudi Ibnu Khotib. (hib/shb)