Gakin Di Bangkalan  Belum Terima Program Kesejahteraan Presiden Jokowi

Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa menunjukkan Kartu Indonesia Pintar kepada gakin
Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa menunjukkan Kartu Indonesia Pintar kepada gakin

Bangkalan, Maduranewsmedia.com- Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa menemukan sejumlah Keluarga miskin (Gakin) program kesejahteraan masyrakat dari Presiden Jokowi, seperti kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Mensos menemukan itu saat blusuka di dusun Perombesan desa Petapan kecamatan Labang kabupaten Bangkalan. Di dusun tersebut tersebut Mensos mengunjungi rumah Hamdan dan Romlah penerima Program Kelaurga Harapan (PKH). “Setiap saya ke lapangan selalu melakukan monitoring proses  verikasi dan validasi data , dari hasil monitoring yang saya lakukan kepada 2 gakin penerima (PKH ternyata mereka belum terkafer dan belum menerima KIP dan KKS,” kata Khofifah Indar Parawansa, saat melakukan Safari Ramadhan di Ponpes An Nurain dusun Perombesan desa Petapan kecamatan Labang kabupaten Bangkalan, Sabtu (04/07/2015).

Dikatakan dia, Gakin tersebut belum menerima KIP dan KKS, karena lambatnya pendataan yang dilakukan oleh pemerintah daerah. “Proses validasi dan verifikasi data oleh Kades harus dipercepat, sayang pemerintah telah menyiapkan program ini anggarannya ada, tapi mereka belum bisa menerima manfaat  karena data yang  belum sampai,” jelas Khofifah.

Lebih lanjut Khofifah Indar Parawansa menjelaskan untuk mensejahterakan masyarakat pemerintahan Presiden Jokowi telah membuat KIP dan KKS. “Programnya kita akan mencetak 20,3 juta KIP, sementara yang sudah tercetak 6,8 juta, proses verikasi dan validasi data akan selesai pada pertengahan  bulan September,  sedangkan percetakan dan pendistribusian nnati pertengahan Oktober sudah selesai,  ini hasil kordinasi kemarin antara kementrian sosial dan kemendiknas,” tuturnya.

Oleh sebab itu kata Khofifah, sebelum proses verikasi dan validasi data itu selesai, dia meminta agar supaya pemerintah daerah meamkasimalkan proses pendataan untuk program KIP dan KKS itu. “Sambil saya turun ke lapangan ini, saya minta kades memakasimalkan verifikasi dan validasi ,agar KIP, KKS  bisa diterimakan kepada mereka, sebab kartu ini juga untuk program raskin,” katanya.

Sementara itu, Pengasuh ponpes An Nurain, KH Achmad Ali RIdho, menyampaikan rasa terima kasih kepada Mensos yang juga Ketua Muslimat itu. “Saya ucapakan terima kasih kepada bu Menteri yang telah mengunjungi orang-orang kecil di desa ini. Dan  kami meminta kepada Bu Menteri  apa yang menjadi kendala di kecamatan Labang seperti masalah jalan masuk ke jalan akses Suramadu yang mana masyarakat Labang masih dipungli nanti bisa disampaikan kepada bapa Presiden Jokowi,” pungkasnya. (hib/shb)