Hanya Pugar Desa Pesangrahan Yang Bisa Memproduksi Garam Pada Musim Hujan

Rumah Prisma di Pesangrahan Kwanyar

Bangkalan,maduranewsmedia.com-Sejumlah petani garam di kabupaten Bangkalan membutuhkan rumah Prisma. Rumah prisma itu dibutuhkan agar para petani garam bisa tetap memproduksi garam pada musim hujan. “Saat ini hanya petani garam di desa Pesangrahan kecamatan kwanyar yang telah mempunyai rumah Prisma,” kata  Kepala Dinas Perikanan kabupaten Bangkalan Subiyantoro, Jum,at (13/09/2019)

Dikatakan dia, dengan rumah prisma ini salah satu tehnologi bagi petani garam untuk tetap memproduksi garam meskipun pada musim hujan. “Tehnologi ini merupakan  solusi dalam memproduksi garam pada musim, hujan,” jelas Biyanto panggilan akrabnya Plt Kadis Perikanan ini.

Dijelaskan Biyanto, saat ini dari 11 pemberdayaan usaha garam rakyat (Pugar) yang tersebar di 9 desa pada 5 kecamatan, yaitu kecamatan Kamal, Kwanyar, Klampis, Sepulu dan kecamatan Tanjung Bumi, hanya pugar desa pesangrahan yang memiliki rumah Prisma. “Saat ini hanya Pugar desa Pesangrahan saja yang mempunyai rumah Prisma,” terangnya.

Sebab kata dia, tidak semua daerah  bisa dibangun rumah prisma. “Ngak semua lokasi produksi garam bisa dibuatkan rumah prisma, karena lokasinya yang dekat laut tidak memungkinkan kalau dibuatkan rumah prisma,” katanya,

Rencananya kata Biyanto, lokasi yang akan memperoleh bantuan rumah prisma ada;ah pugar di desa Muara kecamatan Klampis  “Pugar di desa Muara akan dapat stimulan dari propinsi di  desa Muara Klampis. Rumah Prisma ini mahal biayanya sekitar Rp 600 juta,” pungsaknya. (hib/shb)