Hasil Budi Daya Udang Vannamei Desa Pesangrahan Mampu Bersaing Di Pasar International

Udang Vannamei milik warga desa Pesangrahan yang siap dipanen

Udang Vannamei milik warga desa Pesangrahan yang siap dipanen

Bangkalan,Maduranewsmedia.com– Udang Vannamei hasil budi daya masyarakat desa Pesangrahan kecamatan Kwanyar kabupaten Bangkalan, Madura Jawa Timur ternyata mampu bersaing di pasar dunia Internasional. “Udang Vannamei hasil budi daya warg adesa pesangrahan ini hanya kalah dengan udang Vannamei dari India,” kata Pembudi daya Udang Vannamei, Moh Kamil, Sabtu (23/05/2015).

Dijelaskan dia, membudidayakan udang Vannamei tidak sulit dan tidak harus ditambak, untuk membudidayakan udang vannamei cukup di kolam buatan. Di kolam seluas 350 meter persegi sudah bisa mempu menampung 35 ribut bibit udang Vannamei. “Ya kalau luas kolamnya 350 M2 modalnya dari awal mulai pembuatan kolam dan perlengkapan lainnya sekitar Rp 75 juta,” jelas Kamil.

Lebih lanjut Moh Kamil menjelaskan, modal tersebut bisa kembali setelah panen udang Vannamei tiba. “Mulai dari penyemaian benih hingga panen butuh waktu  antara 90 hingga 100 hari. Dan panen udang Vannamei ini bisa dilakukan secara parsial bisa dilakukan panen full,” katanya.

Dikatakan Kamil untuk panen udang Vannamei secara parsial bisa dilakukan ketika umur udang sudah mencapai 60 hingga 70 hari. “Tapi kalau saya biasanya untuk panen parsial itu ketika udang berumur 65 hari hari, saya ambil tengah-tengahnya antara 60 hingga 70 hari,” tuturnya.

Ditambahkan Kamil, dalam sekali panen dengan bibit 35 ribu udang Vannamai bisa menghasilkan udang sebanyak 5 kwintal dengan harga Rp 60 ribu/kg. “Untuk penjualannya tidak repot, pengepul udang sendiri yang ngambil ke sini. Dan saat ini untuk udang Vannamei ini masih terus kurang pasokan, makanya pemasarannya tidak sulit,” pungkas Moh Kamil. (hib/shb)

iklan 100x100