Hasil Pilkades Parseh Di gugat

Panitia Pilkades Parseh saat dipanggil panitia pilkades tingkat kabupaten
Panitia Pilkades Parseh saat dipanggil panitia pilkades tingkat kabupaten

Bangkalan, Maduranewsmedia– Calon Kades Yang tidak puas dengan Hasil pilkades serentak pada tanggal 15 juni lalu mulai mengajukan surat keberatan kepada Bupati Bangkalan, salah satu desa yang mengajukan keberatan atas hasil pilkades serentak itu adalah desa parseh kecamatan Socah kabupaten bangkalan, Madura. “Karena ada pengajuan keberatan atas hasil penghitungan pada saat pilkades, ya kita panggil panitia-nya, dan saksi dari kedua belah pihak calon kades baik yang menang maupun yang kalah,” kata Kepala Bappemas dan pemdes pemkab Bangkalan, Ismet Effendi saat memanggil paniat Pilkades Parseh di aula Diponegoro, Jumat (26/06/2015).

Dikatakan Ismet, panitia pilkades desa Parseh mengajukan keberatan hasil pilkades serentak, karena jumlah hasil perolehan suara lebih sedikit dari jumlah DPT yag hadir. “Jumlah DPT-nya 4.198, pemilih yang hadir 3.537, surat suara yang terpakai 3.444, dan surat suara yang tidak terpakai 661 surat suara,” jelas Ismet.

Lebih lanjut Ismet menjelaskan, setelah mempertemukan keduabelah pihak, panitia kabupaten bangkalan belum bisa mengambil keputusan atas kasus sengketa pilkades yang terjadi di desa Parseh itu. “Kami masih akan memanpung semua hasil pertemuan dengan panitia Pilkades Parseh, selanjutnya kami akan merapatkan dengan panitia kabupaten, apakah akan dilakukan penghitungan ulang, kami masih akan membahasnya terlebih dahulu,” kata Ismet.(

Dalam pelaksanaan Pilkades Parseh itu, ada dua calon yaitu no 1 Dimyati memperoleh 1.660 suara, calon N0 2,  Ilyas memperoleh 1.720 suara. Jumlah suara syah 3.380, terjadi selisih perolehan 60 suara antara calon no 1 dan calon no 2 (hib/shb)