Hindari Pungli Dan KKN Polres Bangkalan Rombak Sistem Pelayanan Publik Dari Tunai Ke Non Tunai

Kapolres Bangkalan, Bupati Bangkalan saat melaunching BCPS

 

Bangkalan.maduranewsmedia.com- Untuk menghindari adanya Pungutan liar (pungli) serta Korupsi, Kolusi dan Nepotismen (KKN) didalam pelayanan publik, Polres Bangkalan merombak sistem pelayanan publik dari pembayaran tunai ke pembayaran non tunai. “Hari ini kita launching   Bangkalan Cashless Paymen System (BCPS), tujuannya untuk meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat Bangkalan serta menghidari pungli atau penyimpangan yang dilakukan oleh petugas seperti Korupsi, Kolusi dan Nepotisme,” kata Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan, disela-sela acara Launching BCPS di Mapolres Bangkalan, Rabu (9/1/2019).

Dikatakan dia, dengan BCPS ini, masyarakat dapat dengan mudah melakukan pembayaran PNBP, Perpanjangan SIM dan PNBP STNK  secara non tunai. “Dengan pembayaran non tunai, masyarakat tidak perlu lagi membawa uang tunai, transaksi terjadi dengan baik kita bisa menghidari adanya pungli atau penyimpangan yang dilakukan oleh petugas.  Dalam pelaksanaan pembayaran secara tehnologi IT ini kita bekerjasama dengan BRI dan Telkomsel,” jelas Boby panggilan akrabnya Kapolres Bangkalan ini.

ditambahkan Boby, dengan dilaunchingnya beberapa pelayanan publik Bangkalan Cashless Paymen System ini masyarakat kabupaten Bangkalan sudah bisa langsung melakukan pelayanan publik dari tunai menjadi non tunai. “Sudah bisa langsung dilakukan mulai hari ini, seperti samsat keliling, samsat kerapan, SKCK keliling, semuanya sudah ready,” katanya

selain launching BCPS pada kesempatan itu juga dilakukan pencanangan Zona Intergitas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK)  Polres Bangkalan.”WBK ini memang telah diamanat undang-undang, artinya dengan WBK ini bagaimana kita meningkatkan pelayanan publik secara transparansi, akuntabel tanpa adanya pungli dan penyimpangan,” tuturnya

Bupati Bangkalan, R Abd Latif Amin Imron mengapresiasi adanya Launching BCPS tersebut.”Kami mengapresiasi kepada pak Kapolres Bangkalan atas launching, inovasi sistem paymen non tunai ini, dengan system ini memperkecil ruang pungli,” kata Ra Latif panggilan akrabnya Bupati Bangkalan ini.

Orang noomer satu dilingkungan Pemkab Bangkalan mengharapkan peningkatan pelayanan publik itu bisa menular ke semua instansi yang ada di kabupaten Bnagkalan. “Mudah-mudahan berlanjut ke instansi yang lain, selain di Polres seperti di Pemkab Bangkalan, ya seperti di kantor Perijinan, Kemenag,” terangnya.

Politis PPP ini berjanji akan bekerjasama dengan semua elemen masyrakat untuk meningkatkan pelayanan publik di kabupaten Bangkalan. “Nanti kami akan bekerjasama dengan semua elemen masyrakat khususya forkompimda, sehingga program seperti ini bisa dirasakan oleh semua masyarakat, dan kami berharap kedepan birokrasi di kabupaten Bnagkalan tidak berbelit belit, akan dipangkas  tapi tidak menyalahi aturan yang ada,” pungkasnya. (hib/shb).