Jatah Vaksin Kabupaten Bangkalan Masih Kurang 1.320 Botol

Kadinkes Bangkalan, H Sudiyo

Bangkalan,maduranewsmedia.com- Kebutuhan vaksin untuk kabupaten Bangkalan sebanyak 3.800 botol, sedangkan vaksin yang sudah dikirim masih 2.480 botol, jadi jatah vaksin untuk kabupaten Bangkalan masih kurang 1.320 botol. “Kekurangannya akan dikirim lagi minggu depan, dan saat ini kekurangan vaksin itu sudah ada di Dinas kesehatan propinsi Jatim,” kata Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Bangkalan, H Sudiyo,  Kamis (28/01/2021).

Dikatakan Dia, jatah vaksin 2.480 botol yang telah diterima itu untuk vaksinasi anggota forkopimda, dan tenaga kesehatan yang ada di 18 Faskes. “Pak Bupati dan anggota forkopimda sudah divaksin, setelah itu saya dan ibu Direktur rumah sakit Syamrabu akan di vaksin,” jelas Yoyok sapaan akrabnya Kadinkes Bangkalan ini.

Selanjutnya kata Yoyok, vaksinasi awal  akan difokuskan kepada Petugas Faskes atau puskesmas dan petugas pelayanan publik lainnya. Sedangkan untuk masyarakat umum sementara ini belum mendapatkan jatah vaksin. “Vaksin Ini fokus untuk faskes, jadi kita target mulai besok sudah action vaksinasi ke 27 Faskes dan Insya Allah hari Sabtu Vaksinasi untuk Faskes sudah selesai. dan setelah ini, baru vaksinaasi untuk aparat pelayanan publik seperti Polres, Kodim, Satpol PP, Diknas,. baru setelah itu vaksinasi untuk masyarakat umum,” terangnya.

Dijelaskan Yoyok, vaksinasi ini salah satu cara untuk menghambat penyebaran virus corona covid-19. “Upaya lainnya adalah tetap menerpakan langkah 3 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan  menjaga Jarak,” tuturnya.


Sebab kata Yoyok, meningkatnya penyebaran virus corona Covid-19 di kabupaten Bangkalan akhir-akhir ini, karena masyarakat mulai kendor dan menyepelekan langkah 3 M itu. “Salah satu faktor utama penyebab meningkatnya penyebaran Covid-19 ini karena masyrakat menyepelekan disiplin prokes, bukan hanya masyarakat kecil di pedesaan saja yang menpelekan, tapi masyarakat di perkotaan juga,” katanya.

Oleh sebab itu kata Yoyok, agar penyebaran virus Corona Covid-19 ini bisa dihambat, selain vaksinasi, kita juga mengupayakan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. “Makanya saya harap masyarakat tetap Disiplin mematuhi prokes, karena pandemi Covid-19 ini belum selesai,” pungkasnya. (hib/shb)