Jelang Pelaksanaan Pilkades Serentak, Dewan Panggil Panitia Pilkades Kabupaten

Panitia Pilkades Kabupaten saat memberikan penjelasan ke Komisi A DPRD Bangkalan

Panitia Pilkades Kabupaten saat memberikan penjelasan ke Komisi A DPRD Bangkalan

Bangkalan,Maduranewsmedia.com- Friksi-friksi yang muncul menjelang pelaksanaan pilkades serentak di kabupaten Bangkalan Madura Jawa Timur menjadi perhatian serius Komisi A DPRD Bangkalan. Jum.at (15/05/201), DPRD bnagkalan memanggil Panitia Pilkades kabupaten Bangkalan. “Semakin banyaknya-nya friksi-friksi yang muncul dibawah membuat kami bingung, banyak pengaduan kepada kami dari panitia pilkades di desa mendekati pelaksanaan pilkades serentak, makanya kami memanggil panitia pilkades kabupaten ini,” kata Sekretris Komisi A DPRD Bangkalan, Mahmudi, saat hearing dengan Panitia Pilkades kabupaten di aulan Banggar DPRD Bangkalan.

Dikatakan Mahmudi, menjelang digelarnya pilkades serentak ini banyak persoalan-persoalan yang muncul dibawah. “makanya dalam Forum ini kami ingin minta kejelasan dan minta kepastian pelaksanaan pilkades serentak ini. Apakah pendaftaran calon berjalan saat ini sebab barusan ada pengaduan bahwa panitia pilkades di desa tidak tahu anggarannya, anggarannya dibuat oleh camat, sampai saat ini tidak ada spanduk pengumuman pendaftaran calon belum dipajang oleh. Panitia, Kalau tetap dipaksakan dengan kondisi seperti ini, kami pesimis Pilkades serentak akan bisa dilkasanakan,” kata Mahmudi.

Oleh sebab itu dia meminta kepada panitia pilkades tingkat Kabupaten agar melakukan pembenahan dan persiapan yang  matang. “Kami minta dibenahi sebelum pelaksanaan pilkades serentak digelar sebab pelaksanaan pilkades akan digelar serentak dan menggunakan dana APBD,” terang Mahmudi

Asisten pemerintahan Hasanuddin Bukhori. Kepada komisi A mengatakan, panitia pilkades kabupaten sangat berterima kasih atas semua masukan dari DPRD tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas informasi dan masukan dari bapak anggota dewamn, karena tanpa informasi dan koreksi dari dewan panitia pilkades kabupaten kurang berguna,” kata Hasanuddin Bukhori.

Dikatakan Hasanuddin Bukhori, dalam Pelaksanaan pilkades serentak nanti, bupati bangkalan RK Muhammad Makmun Ibnu Fuad telah memerintahkan agar pilkadres serentak tidak melenceng dari peraturan. “Pak bupati berharap mengacu kepada ketentuan yang berlaku. Masing-masing kecamatan harus mengacu kepada prosedur,” kata Hasanuddin

Dikatakan dia, pelaksanaan pilkades serentak diawali dengan pembentukan PJ, di desa yang telah habis masa jabatannya.”Untuk pendaftaran calon kades panitia membuka pendaftaran  selama 9 hari kerja hari libur tidak dihitung. Dan insya Allah pilkades tetap akan digelar pada tanggal 15 Juni dan ada
112 desa  yang telah siap melaksanakan pilkades,” pungkasnya. (hib/shb)

iklan 100x100