Jerit Heristeris Keluarga Sambut Kedatangan Jenazah Tehnisi Lion Air

Jenazah Ra Bagus saat tiba dirumah Duka

Bangkalan,maduranewsmedia.com– Kedatangan Jenazah Ra Bagus Nur Wito Desi Putra (27) yang mendai korban jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610 disambut dengan jerit histeris dan tangisan duka dari keluarga korban yang merupakan Tehinisi dari Pesawat nahas tersebut. Tak terkecuali kedua orang tua korban yaitu  Mohammad Nur Rachmad (52) dan isterinya Raden Ayu Wiwinda Hayati (52) tampa sangat terpukul begitu melihat peti jenazah diturunkan dari mobil ambulance dirumah duka di di Kampung Kaskel kelurahan Kemayoran kecamatan kota kabupaten Bangkalan, Rabu (7/11/2018).

Jenazah Ra Bagus Nur Wito Desi Putra tiba di rumah duka pada pukul .09.30 wib, setelah dilakukan serah terima dari Lion Group kepada pihak keluarga, jenazah tehnisi Lion Air tersebut di solatkan di Musholla kamung tersebut kemudian di makamkan di tempat pemakaman umum Kampung Arab desa Martajesah kecamatan kota kabupaten Bangkalan.

Wardoyo yang mewakili Lion Group mengatakan, pihakk Lion Group menyampiakan duka yang dalam atas meninggalnya Ra Bagus Nur Wito Desi Putra dalam insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di peraiaran Krawang Jawa Barat. “Saya mewakili dari Lion group,  dari devisi tehnik,  menyampaikan mohon maaf atas insiden ini, kami menyampaikan duka cita yang sedalam dalamnya,” kata Wardoyo.

Dikatakan Wardoyo , Almarhum Ra Bagus Nur Wito Desi Putra ini bergabung dengan Lion Group sudah selama 6 tahun . “Sudah sekitar 6 tahun bergabung dengan kami,  tentunya meninggalkan kepedihan yang dalam bagi kami,” jelasnya.

Lion Grup menyampaikan permohonan maaf atas segala keterllambatan dalam [roses evakuasi dan indentifikasi. “ Saya mewakili Lion group mohon maaf selama proses berlangsung dalam evakuasi dan identifikasi korban, sekali lagi mohon maaf,  dan kami menyerahkan jenazah almathum Ra Bagus kepada pihak keluarga,” tuturnya.

Penerimaan jenazah Ra Bagus diterima oleh pihak keluarga yang diwakili oleh Moh Hamsid. “Dengan ucapan bismillah, saya terima jenazahnya  ra Bagus yang diserahkan oleh pihak Lion Group,” kata Hamsid.

Dikatakan Hamsid, pihak keluarga bersyukur jenazah almarhum Ra bagus bisa ditemukan oleh tim Basarnas, meskipun pihak kelaurga telah melakukan istighosah selama 7 malam agar supaya jenazah Ra bagus ditemukan. “Alhamdulillah jenazah Ra Bagus telah sampai ke rumah duka,  dan kami selama 7 malam mengadakan istogosah untuk  mempertemukan semua ini,” pungkasnya. (hib/shb)