Kabupaten Bangkalan Gelar Kerapan Sapi Tanpa Kekerasan

kerapan sapi tanpa kekerasan

kerapan sapi tanpa kekerasan

Bangkalan,Maduranewsmedia.com– Disporabudpar kabupaten Bangkalan telah menggelar kerapan sapi tradisional tanpa kekerasan. Even tahunan yang digelar untuk melestarikan budaya tardisional di Madura itu telah digelar di tiga wilayah kerja eks kawedanan di kabupaten Bangkalan. “Kerapa sapi pertama kita gelar di lapangan Petrah kecamatan Tanah Merah pada tanggal 30 Agustus lalu, kerapan sapi kedua di gelar lapangan kerapan sapi Banyu Bunih kecamatan Galis, yang ketiga kita gelar di Lapangan Kerapan sapi Prancak kecamatan Sepuluh tanggal 16 Oktober kemarin, setaip pelaksanaan kerapan sapi kita gelar tanpa kekerasan,” kata Kadisporabudpar Bangkalan, Siti Aminah Rachmawati, Jumat (18/09).

Dijelaskan dia, dari 6 wilayah kerja eks kawedanan di kabupaten bangkalan, baru tiga eks kawedanan yang telah menggelar kerapan sapi tradisional tersebut. “Kita baru tiga eks kawedanan yang telah menggelar kerapan sapi, yang belum tersisa tiga eks kawedanan yaitu eks kawedanan Arosbaya, Socah dan Bangkalan,” jelas Atik panggilan akrabnya Siti Aminah Rachmawati.

Lebih lanjut Atik menjelaskan, even kerapan sapi tradisional tanpa kekerasan yang digelar di wilayah kerja eks kawedanan ini nanti-nya akan di diakhiri dengan pelaksanaan kerapan sapi tingkat kabupaten yang akan dilaksanakan pada tanggal 18 Oktober. “Jadi sapi-sapi yang juara di wilayah kerja eks kawedanan ini akan dikerap ditingkat kabupaten,” kataknya.

Dikatakan Atik untuk pelaksanaan kerapan sapi tradisional ditingkat kabupaten nanti ditargetkan ada sekitar 36 pasang sapi kerap. “Kalau selama ini yang dikerap di tingkat eks kawedanan ada 24 pasang sapi ada yang 36 pasang, jadi tiap-tiap wilker eks kawedanan jumlah sapi yang dikerap berbeda tidak sama, kalau di ditingkat kabupaten nanti, kita targetkan sebanyak 36 pasang sapi,” tuturnya.

Kadisporabupar Bangkalan ini mengharpakan adanya pelasanaan kerapan sapi tradisional yang tujuannya untuk melestarikan budaya madura ini bisa menjadi media silaturahmi masyarakat di kabupaten bangkalan, khususnya para pemilik sapi kerap dan masyarakat pecinta budaya tradisional ini. “Saya harap even kerapan sapi ini menjadsi hiburan rakyat, dan menjadi budaya tradisional di Madura yang tetap dipetahankan dan dilestarikan, karena didalam kerapan sapi ini ada filosofi yang sangat menarik,” pungkas Atik. (hib/shb).

Jadwal kerapan sapi di eks kawedanan :

Eks kawedanan Socah  tanggal 20 September di lapangan Kerap sapi Sedang Sangra Agung

Eks Kawedanan Arosbaya Tanggal 27 September dilapangankerap sapi Muarah

Eks Kawadeanan Bangkalan, Tanggal 03 Oktober di lapangan kerap R.P Moch Noer.

Kerapan sapi tingkat kabupaten tanggal 18 Oktober di lapangan R.P Moch. Noer Skep

 

iklan 100x100