Kapolres Bangkalan Asistensikan Kampung Satowan Kelurahan Pajagan Basis PDP Meninggal Dijadikan Kampung Tangguh

kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra

Bangkalan,maduranewsmedia.com– Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mengasistensikan agar Kampung Sattowan Kelurahan Pajagan kecamatan  kota kabupaten bangkalan dijadikan kampung tangguh. Hal itu menyusul adanya kasus Pasisen Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang menimpa satu keluarga dan menyebabkan 3 orang PDP meninggal. “Untuk masalah kelurahan Pajagan, kita sudah asitensi untuk didirikan kampung tangguh,” kata Rama sapaan akrabnya Kapolres bangkalan, Kamis (18/06/2020).

Sebab kata Rama, beberapa waktu yang lalu, masyarakat di kamung sattowan itu sudah sepakat untuk melakc down kan diri, menutup dan memportal wilayah masuk ke kawasan nya. “Ini tentu menjadikan kita bersama sama melibatkan seluruh komponen masyarakat dan steak kholder yang ada di kampung itu,” jelasnya.

Oleh sebab itu kata Rama, kampung Sattowan di kelurahan Pajagan itu dijadikan kamoung tangguh.”Mendingan didirikan kampung tangguh saja, karena kita tahu kampung tangguh ada beberapa devisi disana yang berfungsi untuk melakukan intervensi terhadap upaya upaya untuk menurunkan angka penyebaran virus Covid-19 maupun merawat OTG yang ada disana sehingga penularan bisa dicegah,” terangnya.

Adanya kasus 3 orang PDP yang meninggal dan masih satu keluarga itu kata Rama, bisa  dijadikan pelajaran bagi masyarakat yang tidakpercaya  dengan adanya Covid-19 ini. “Kita semua tahu kasus Covid-19 di bangkalan bukalah berkurang malah terus bertambah, seperti contoh di Kelurahan Pajagan, masyarakat kuatir sendiri dan baru sadar, baru tahu kalau Covid-19  ini ada, Covid bukan sesuatu yang mengada-ngada, ada korban berjatuhan setiap hari ada PDP yang meninggal, ini menjadi catatan atensi kita bersama untuk bersama-sama melakukan pencegahan,” pungkasnya. (hib/shb)