Kapolres Bangkalan; Tak Tepat Desa Parseh Disebut Kampung Narkoba lagi

Kapolres Bangkalan, AKBP Windiyanto Pratomo
Kapolres Bangkalan, AKBP Windiyanto Pratomo

 

Bangkalan,  Maduranewsmedia.com– sebutan kampung Narkoba untuk salah satu dusun di desa Parseh kecamatan Socah kabupaten Bangkalan, Madura Jawa Timur, nampaknya  sudah tidak tepat lagi. Pasalnya pada saat penggerebekan yang dilakukan oleh tim gabungan dari Brimob Polda Jatim dan Polres Bangkalan, Dari 20 titik sasaran, polisi tidak mendapatkan barang bukti berupa sabu – sabu. “ Jadi sebutan kampung Narkoba untuk Desa Parseh sudah tidak tepat lagi. Rumah-rumah disitu banyak yang kosong. Bilik – bilik sudah berkurang.  Kemrain ada dua bilik langsung kami robohkan,” kata Kapolres Bangkalan, AKBP, Windiyanto Pratomo disela-sela acara penyisiran di desa Parseh, Selasa (09/06/2015).

Dijelaskan dia, pada penyisiran di dusun tapel desa Parseh, Polisi hanya membawa tiga orang pria yang tengah berada di lokasi saat penyisiran “Masih kami dalami tiga orang itu. Apakah mereka bandar, pengecer, pengguna, atau warga biasa yang kebetulan berada di situ,” jelas Windiyanto Pratomo.

Lebih lanjut Windiyanto Pratomo menjelaskan,  Penggrebakan tanpa membawa hasil barang bukti berupa sabu itu, disinyalir  kegiatan transaksi narkoba di kawasan itu sudah menurun drastis dari tahun – tahun sebelumnya. “Kayaknya sekarang udah ngak tepat lagi, kalau disebut kampung Narkoba,” katanya.

Namun meskipun demikian imbuh Windiyanto Pratomo,  pihak Polres Bangkalan tidak akan berhenti melakukan penggrebekan hingga narkoba di Desa Parseh habis. “Kami akan agendakan lagi namun tidak bisa disampaikan kapan waktunya. Perang terhadap narkoba akan terus berlanjut,” pungkasnya. (hib/shb)