Ketika Keaslian Sapi Madura Mulai Terancam, Pemerintah Larang Sapi luar Masuk ke Madura

 

Bangkalan, Maduranewsmedia.com– Sapi Madura yang mempunyai warna bulu metrah bat amengkilat dan tektur dagingnya lembut serta paling enak ketika dimask, kini keasliannya mulai terancam.  untuk menjaga kemurnian sapi Madura, Dinas pertanian dan Peternakan kabupaten Bangkalan  Madura, Jawa Timur melarang sapi luar Madura masuk ke Madura. “Larangan ini merupakan upaya kami untuk melestarikan sapi Madura, dan untuk tetap menjaga kemurnian  sapi Madura yang terkenal enak dagingnya, makanya sampai sekarang kami tetap melarang,” kata Kadis Pertanian dan Peternakan Bangkalan, Abd Razak melalui Kasubag Program, Moeh Ridhwan, Senin (11/05/2015).

Oleh sebab itu kata Ridhwan, dimasa yang akan datang, pemrop Jatim akan menjadikan Pulau Madura sebagai pulau sapi, hal ini dilakukan agar supaya kemurnian sapi tetap tetap terjaga. “Rencananya untuk menjaga kemurnian sapi Madura ini, pemerintah akan menyediakan kawasan kemurnian sapi di pulau Madura, tepatnya di Pulau sapudi kabupaten Sumenep,” jelas Ridhwan.

Dijelaskan Ridhwan, dipilihnya Pulau Sapudi sebagai kawasan kemurnian sapi Madura, karena asal pupulasi sapi Madura ini dari Pulau Sapudi tersebut. “Sapi Madura ini asal Populasinya memang dari Pulau sapudi, makanya pulau itu dipilih sebagai temapt pemurnian sapi Madura,” katanya. .

lebih lanjut Ridhwan menjelaskan, selain dagingnya enak, kelebihan lain yang dimiliki sapi Madura adalah tektur dagingnya lembut, rasanya lebih enak, warna dagingnya sapinya sangat menarik,  dan bulunya  merah bata  mengkilat. “Kelebihan-kelebihan seperti ini yang tidak dimiliki oleh sapi di luar Madura,” tuturnya.

Ditambahkan Ridhwan, saat ni dinas Peternakan kabupaten Bangkalan terus meningkatkan populasi sapi Madura dengan cara mengadakan inseminasi buatan (IB), mendistribusikan  hijauan pakan ternak, dan melatih pembuatan makanan ternak buatan. Serta menyediakan Puskeswan di dua lokasi yaitu di desa Langkap dan Socah. “Semua ini kami lakukan untuk pelestarian sapi Madura,  dan  dalam rangka mengembangkan sapi potong kai kembangkan jug adengan  inseminasi buatan  (IB) lahirlah sapi  Madura Limosin (Madrasin), namun untuk sapi Madura kami tetap mengembangkan dengan tenik persilangan dengan menyediakan sperma sapi jantan unggul agar sapi Madura tetap keasliannya,”  urainya.

Dari data yang ada di dinas Pertanian dan Peternakan kabupaten bangkalan, jumlah Populasi sapi Madura dari tahun ke tahun jumlahny aterus meningkat. Populasi pada tahun 2014, sebanyak 191.245 sapi dengan rincian sapi Jantan 70.188. ekor  sapi Betina 121.057.

Sedangkan populasi sapi Madura pada tahun 2013 sebanyak 186.027. Jantan 98.666 Betina 87.461 ekor. Dari 18 kecamatan yang ada di kabupaten Bangkalan,  kecamatan terbanyak dalam populasi sapi Madura adalah kecamatan geger sebanyak 16.432, kecamatan Kokop, 10.727, Konang 10.596. (hib/shb)

 

 

iklan 100x100