Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Bangkalan Ajak Masyarakat Tolak Kerusuhan

 

 

Bangkalan,maduranewsmedia.com-Agar Supaya situasi di kabupaten bangkalan paska pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif tetap aman dan Kondusif,  Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) kabupaten Bangkalan mengajak masyarakat kabupaten Bangkalan untuk tetap menjaga persatuan dan Kesatuan serta menolak adanya Kerusuhan. “Marilah kita jadikan momen Idul Ftrih 1140 H ini  untuk merajut Persatuan dan Kesatuan Bangsa dengan hidup[i] secara damai  dan jangan mudah terprovokasi,” kata Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) kabupaten Bangkalan, Ir H Mondir A Rofii, Senin (11/06/2019)

Ketua DMI kabupaten Bangkalan yang juga mantan Wakil  Bupati Bangkalan ini mengajak masyarakat Bangkalan untuk tidak mudah terprovokasi dan mudah percaya kepada berita bohong atau hoax. “Di dalam masa perpolitikan seperti sekarang ini, saya mengajak seluruh masayarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan mudah percaya kepada berita – berita hoax, dan jangan sikapi situasi politik ini dengan kerusuhan dan kekerasan,” jelas Ra Mondir panggilan akrabnya Ketua DMI Bangkalan ini.

Oleh sebab itu kata Ra Mondir, dalam menyikapi Situasi perpolitikan seperti sekarang ini, sebaiknya disikapi dengan rasa Persaudaran. “Sekali lagi saya mengajak kepada masyarakat untuk tetap menjaga rasa persatuan dan kesatuan, tolak semua hal dalam bentuk kerusuhan dan kekerasan, dan mari kita hadapi dengan persaudaraan sebagai umat Islam,” tuturnya.

Ra Mondir juga meminta kepada seluruh Pengurus Dewan Masjid Indonesia di kabupaten Bangkalan untuk tetap menjaga masjid agar tidak digunakan untuk kepentingan politik tertentu. “Saya menghimbau dan saya juga berharap kepada masyarakat khususnya Pengurus Dewan  Masjid Indonesia kabupaten bangkalan yang  ada di desa maupun di kecamatan untuk menjaga masjid  masjid di kabupaten bangkalan, jangan sampai dipakai untuk kepentingan  politik tertetntu,” katanya.

Pada momentum Idul Fitrih ini, Ketua DMI kabupaten Bangkalan mengucapkan selamat Hari raya Idul Fitrih 1440 H. “Saya menyampaikan minal Aidzin Wal faidzin  mohon maaf lahir dan Batin, NKRI harga mati,” pungkasnya cdengan nada berapi-api. (hib/shb)