Kisah Asmara Duda Asal Desa Kebun Kamal Berakhir di Penjara

tersangka carok

Bangkalan, Maduranewsmedia.com–  Cinta memang seringkali membuat orang gelap mata, seperti kisah cinta yang menimpa F (24) warga kampung Tengginah desa Kebun kecamatan Kamal kabupaten Bangkalan Madura, Jawa Timur, hanya gara-gara paman gadis yang dicintai tidak menyetujui hubungannya, F yang sudah menduda ini tega membacok Mul (55) warga Desa Kebun kecamatan kamal hingga tewas. Akibat perbuatannya itu, Duda asal desa Kebun kini harus meringkuk di tahanan Mapolres Bangkalan untuk mempertangung jwabkan perbuatannya.

Kapolres Bangkalan, AKBP Windiyanto Pratomo menjelaskan, peristiwa penganiayaan yang menyebabkan korban tewas itu terjadi pada Sabtu (23/05/2015) pukul 18.30 wib. Pada waktu itu F mendatangi rumah korban Mul. Namun karena tidak diterima dengan ucapannya Mul, F pulang ke rumahnya untuk mengambil sajam Clurit. “Awalnya terjadi perselisihan antara F dengan Mul, perselihan itu terjadi dirumahnya Mul. Tiba-tiba F pulang ke rumahnya mengambil Clurit,” jelas Windiyanto Pratomo, Kamis (28/05/2015)

Dijelaskan Windiyanto Pratomo, setelah pulang, pelaku kembali dengan membawa clurit dan tiba-tiba langsung membacokkan kepada korban. Pada saat itu, korban yang berada di halaman rumahnya itu lari dan berusaha masuk ke rumahnya, namun pelaku terus membacoknya berkali-kali. “Korban mengalami luka bacok  di leher, pundak dan dibawah ketiak, korban meninggal saat dilarikan ke Rumah sakit,” kata Windiyanto.

Sementara itu menurut Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Andy Purnomo, sebelum melakukan pembacokan, tersangka sempat pesta miras di perumahan talon Permai. “Pelaku ini dalam kondisi mabuk, dia habis minum di perum Talon Permai bersama teman-temanya,” Pungkas Andy. (hib/shb)