Klarifikasi Tarian Erotis Sejumlah Kiai Muda Datangi Rumah Dinas Bupati Pamekasan

Sekretaris FKM, Raden Kiai Abdul Aziz
Sekretaris FKM, Raden Kiai Abdul Aziz

Pamekasan, maduranewsmedia.com –Sejumlah  Kiai muda kabupaten Pamekasan yang tergabung dalam Forum Kiai Muda (FKM), mendatangi rumah dinas Bupati Pamekasan, Achmad Syafii. kedatangan mereka untuk mengklarifikasi adanya tarian erotis yang di peragakan cewek seksi dan di tonton orang banyak terutama anak anak di bawah umur  pada saat acara latihan bersama para crosser di Desa Dasok, Kecamatan Pademawu, Aminggu (24/7/2015) lalu.

Sekretaris FKM, Raden Kiai Abdul Aziz menjelaskan, tarian erotis yang terjadi di Desa Dasok sangat merusak moral masyarakat di kota gerbang salam ini. Ironisnya lagi  tarian itu  ditonton anak anak di bawah umur. Makanya para kiai se kabupaten Pamekasan mendatangi bupati di rumah dinasnya untuk mengkalifikasi dan mempertanggungjawabkan kejadian tersebut, pihaknya meminta penjelasan kepada orang nomer satu di kabupaten Pamekasan  itu.

‪kedatangan FKM ditemui langsung oleh Bupati Pamekasan Achmad Syafii, Kapolres Pamekasan,  AKBP Nowo Hadi Nugroho dan Kepala Desa Dasok, Agus. Mereka semua mengaku tidak tahu menahu soal tarian erotis tersebut. ‪”Jawaban mereka sama yakni tidak tahu karena tarian erotis itu di luar skenario acara latihan cross bersama,” terang Abdul Aziz. usai menemui bupati Pamekasan Achmad Syafii Kamis (28/7/2016)

‪Namun demikian, pria yang akrab disapa Ra Aziz ini menambahkan, Bupati meminta maaf atas kejadian tarian erotis itu, dan kejadian tersebut  akan dijadikan pelajaran penting di masa yang akan datang. ‪”Kami beserta para kiai se kabupaten Pamekasan sangat-sangat menyesalkan atas kejadian itu (tarian erotis red), dan kenapa Bupati bisa seperti ini,” imbuh Ra Aziz.

‪FKM meminta kepada Bupati Pamekasan, Achmad Syafii agar memberikan sanksi kepada pihak event organizer  (EO) yang sudah menyelenggarakan kegiatan tarian erotis tersebut. Sanksi itu berupa larangan menggelar kegiatan di Pamekasan. (rhn/shb)