Masyarakat Bangkalan Sekarang Bisa Membuat Pasport Di Mal Pelayanan Publik

Kepala Kantor Imigrasi Kelas III non TPI Pamekasan, Imam Bahri

Bangkalan,maduranewsmedia.com- kabar gembira bagi masyarakat kabupaten Bangkalan, untuk membuat pasport masyarakat tidak perlu lagi pergi kantor Imigrasi Pamekasan atau kantor Imgrasi Tanjung Perak Surabaya, sebab Kantor Imigrasi Kelas III non TPI Pamekasan membuka layanan pembuatan pasport di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang ada di lantai 3 Bangkalan Plaza (Banplaz). “Untuk sementara karena ini sifatnya masih berbentuk mal, maka kita hanya melayani pembuatan pasport saja,” Kepala Kantor Imigrasi Kelas III non TPI Pamekasan, Imam Bahri, Sabtu (05/09/2020)

Dikatakan dia,  Kantor Imigrasi Kelas III non TPI Pamekasan bersyukur dengan dilaunchingnya MPP ini. “Dengan adanya MPP ini Imigrasi bisa berkontribusi di wilayah kerja kabupaten bangkalan dan bisa melayani masyarakat kabupaten bangkalan,” jelas Imam sapaan akrabnya Kepala Kantor Imigrasi Kelas III non TPI Pamekasan ini.

Dijelaskan Imam, prosesnya ketika masyarakat bangkalan ingin membuat pasport cukup datang ke MPP dengan membawa persyaratan yang telah ditentukan. “Ketika masyarakat datang ke MPP dengan membawa persyaratan-persyaratan seperti KTP, KK akte kelahiran, maka kami bisa melayani, dan bisa foto di sini (MPP Red) , prosesnya 3 hari selesai setelah foto, dan biayanya Rp 350 ribu,” terangnya.


Ditambahkan Imam, untuk meningkatkan pelayanan,kedepan pihaknya akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pemkab Bangkalan. “Kita akan melakukan koordinasi lebih lanjut karena ini, kan baru dibuka dan hanya launching, saja, mudah-mudahan kedepan dengan kita akan melakukan koordinasi koordinasi ke dalam, khususnya dengan  pemkab bangkalan sehingga kami bisa melakukan dengan unit kegiatan kantor,” tuturnya.

ketika didesak apakah Kantor Imigrasi Kelas III non TPI Pamekasan ini. akan membuka layanan setiap hari di MPP ?  “Kita akan melihat masyarakat, apakah setiap harinya ada, kita kan juga ada pelayanan melalui  media, bisa melalui email, telepon, SMS sudah kita siapkan  WA-nya juga ada, dan masyarakat bisa menghubungi melalui media-media itu,” pungkasnya. (hib/shb) .