Memasuki Kemarau, 17 Kecamatan Terancam Bencana Kekeringan

Kepala BPBD Bangkalan, Wahid Hidayat
Kepala BPBD Bangkalan, Wahid Hidayat

Bangkalan, Maduranewsmedia.com – Kendati curah hujan sesekali masih mengguyur di sejumlah wilayah di Kabupaten Bangkalan, namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mulai mewaspadai akan bencana kekeringan. Dari 18 kecamatan yang ada, 17 kecamatan berpotensi rawan terjadi  bencana kekeringan. BPBD Kabupaten Bangakalan, memprediksi  pada awal bulan  Agustustelah memasuki musim kemarau, dan BPBD meminta warga  untuk  mewaspadai kekeringan. ”Dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bulan Agustus-Oktober sudah memasuki musim kemarau. Kendati masih terjadi hujan secara fluktuaktif,” kata Kepala BPBD Bangkalan, Wahid Hidayat, Selasa  (04/08/2015).

Saat ini kata Wahid Hidayat, pihak BPBD terus melakukan pendataan di setiap kecamatan guna mengetahui desa mana saja yang sangat berpotensi dilanda bencana kekeringan. Untuk satu kecamatan, titik kekurangan air bersih tidak menyeluruh  ”Misalnya, di satu kecamatan itu belum tentu semua desa mengalami kekeringan. Jadi perlu adanya pendataan yang akurat, agar nantinya jika kekeringan terjadi tindakan yang dilakukan bisa cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dari data tersebut, lanjut Hidayat, akan dijadikan daerah tanggap darurat kekeringan. Jadi dari sanalah dapat diketahui secara detail daerah mana saja yang perlu ditangani. ”Kami belum menentukan wilayah tanggap darurat kekeringan selama musim kemarau belum melanda,” imbuhnya.
Dalam upaya penanggulangan bencana kekeringan, pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Sosial, PDAM, dan semua pihak kecamatan yang ada di 17 kecamatan terdampak bencana kekeringan. Semua menjadi tanggung jawab pemerintah,” pungkasnya. (fan/shb)