Nyabu Di kampung Narkoba, Pedagang Kain Asal Bandung Di Tangkap

Wakapolres Bangkalan, Kompol Yanuar Herlambang saat menunjukkan barang bukti SS
Wakapolres Bangkalan, Kompol Yanuar Herlambang saat menunjukkan barang bukti SS

Bangkalan, Maduranewsmedia.com– Nasib sial menimpa YY (31) pedagang kain asal Bandung, dia ditangkap saat nyabu di kampung Narkoba di desa Parseh kecamatan Socah kabupaten Bangkala, Madura, Jawa Timur. Pedagang Kain yang tinggal di Waru Sidoarjo itu ditangkap bersama S (30) Warga desa Parseh kecamatan socah yang merupakan pemilik rumah yang menyediakan sabu-sabu. “Dia kita tangkap saat nyabu, di kampung Narkoba,” kata Wakapolres Bangkalan, Kompol Yanuar Herlambang, Selasa (26/05/2015).

Dijelaskan Yanuar Herlambang, kronologis penagkapan dari warga asal bandung itu ketika polisi menerima informasi dari masyrakat, jika di desa Parseh yang selam aini dikenal sebagai kampung narkoba tengah ada pesta sabu-sabu. “Begitu menerima informasi, kami langsung terjukan aparat ke lokasi,” jelasnya.

Begitu tiba di tempat kejadian Perkara (TKP) kata Herlambang, petugas

menemukan 2 orang yang tengah pesta SS. “Ya keduanya langsung kita  tangkap, satu orang sebagai pemakai, yang satunya tuan rumah yang menyediakan sabu-sabu,” terangnya.

Dari kedua tersangak itu kata Yanuar Herlambang, polisi juga mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 0,5 gram, alat hisab dan perlengkapan nyabu lainnya. “barang Bukti berserta dua tersangka-nya sudah kita amankan,” tuturnya.

Untuk kedu atersangka tersebut kata yanuar Herlambang, polisi akan menjerat dengan undang-undang psikotropika. “Ancaman hukumannya minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara,” kata Herlambang.

Kepada penyidik S mengaku baru 1 kali melayani tamu yang nyabu di rumahnya. S menjual barang haram itu senila Rp 1 juta/gram-nya. Dalam 1 hari S bisa menghabiskan 1 hingga 2 gram ss di rumahnya. “Saya baru sekali ini pak melayani orang nyabu dirumah saya,” kata S. (hib/shb)