Nyunggi Tempeh dan Tangkap Belut Warnai Peringatan Hari Guru Di SDN Kemayoran 1 Bangkalan

Bangkalan,maduranewsmedia.com- Tak seperti biasanya, para guru di UPTD SDN Kemayoran 1 Bangkalan berada didepan murid untuk memberikan pelajaran, akan tetapi kali ini, para guru berada dihadapan murid nyunggi Tempeh. Nyunggi tempeh estafet adalah salah satu lomba dalam rangka memperingati hari guru yang digelar UPTD SDN Kemayoran 1 Bangkalan. “Lomba nyungi Tempeh ini untuk memeriahkan peringatan hari Guru,” kata Kepala Sekolah UPTD SDN Kemayoran 1 Bangkalan, Nur Hayati disela-sela acara lomba di SDN Kemayotan 1 Bangkalan, Kamis (25/11/2021).

selain lomba nyunggi Tempeh, dalam rangka memeriahkan peringatan hrai Guru, SDN kemayoran 1 Bangkalan juga menggelar lomba menagkap belut, lomba lari dengan memakai bakiak dan memasukkan paku kedalam botol. “Alhamdulillah kegiatan lomba dalam memperingati hari guru ini mendapat dukungan yang luar bias dari keluarga besar UPTD SDN Kemayoran 1 dan dari wali murid,” jelas Nur Hayati.

Rangkaian peringatan hari guru di SDN Kemayoran 1 Bangkalan dimawali dengan apel bersama kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan lomba. ”Semua lomba yang kami gelar sangat menarik dan saya amemang mencari lomba yang menarik dan bisa menghibur para murid dan guru,” terangnya.

Kepala UPTD SDN Kemayoran 1 Bangkalan, Nur Hayati merasa bersyukur, mesipun di masa pandemi Covid-19, lembaga yang dipimpinnya masih bisa meraih prestasi. “Alhamdulillah meskipun dimasa pandemi kami tetap berpresatsi, kami  juara lomba menyanyi lagu Madura yang digelar Dinas Parisata dalam lomba ini kami meraih juara 1, 2 dan 3, guru kami juara 1 lomba tennis meja dan saat ini kami mengikuti progeam sekolah penggerak yang merupakan program prioritas dari Merdeka Belajar,” katanya.

Pada peringatan hari guru ini, sebanyak 43 orang  tenaga pendidik dan tenaga kependidikan bisa tersenyum karena mereka diberi hadiah oleh Kepala UPTD SDN kemayoran 1 Bangkalan. Semua guru kami beri hadiah,” tuturnya. rpisah ketua PGRI kabupaten Bangkalan, Jupri Kora, mengatakan, pada peringatan hari guru tahun ini, PGRI tidak bisa mengadakan kegaiatn yang meriah karena masih pandemi Covid-19. “Kita tidak bisa membuat kegiatan semeriah mungkin karena  kabupaten Bangkalan masih dalam pandemi Covid-19, kegiatan yang kami lakukan sifatnya hanya membangunkan saja, dan semua kegiatan dalam rangka menyambut hari guru ini kami serahkan kepada masing cabang PGRI di masing masing  kecamatan, dan jenis acaranya. mereka saya berikan kebebasan,”pungkasnya. (min/shb).