Orang Tua Korban Pesawat Lion Air JT 610 Berharap Anaknya Selamat

orang tua korban pesawat Lion Air

Bangkalan,maduranewsmedia.com– Mohammad Nur Rachmad (52) warga kampung Kaskel kelurahan Kemayoran kecamatan kota kabupaten Bangkalan adalah orang tua dari Ra Bagus Nur Wito Desi Putra (27) yang menjadi salah seorang yang ada dalam  Daftar Nama Penumpang Korban Pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di Perairan Kerawang Jawa Barat. Sampai saat ini PNS di Bagian umum Setkab Bangkalan ini belum tahu nasib anaknya. “Saya belum tahu apakah anak saya selamat atau tidak, tapi saya berharap mudah-mudahan anak saya selamat,” kata Mohammad Bur Rachmad, Senin (29/10/2018).

Dikatakan dia, anaknya Ra Bagus Nur Wito Desi ini bukan penumpang biasa, akan tetapi dia adalah tehnisi dari Lion Air JT  610 yang terbang dari Bandara Soekarno Hatta dengan tujuan bandara Depati Amir Pangkal Pinang propinsi Bangka Belitung itu. “Anka saya itu sudah 7  bekerja di Lion Air,” jelas Encung pangilan akrabnya Mohammad Nur Rachmad.

Dijelaskan dia, dirinya mendengar kabar bahwa ankanya Ra Bagus ikut terbang bersama 178 penumpang Lion Air Jt 610 itu dari keluarga isterinya Ra Bagus pada pada pukul 0.30 wib saat Upacara di kantor pemkab Bangkalan. “Saya mendengan kabra kalau Ra Bagus ikut terbang bersama pesawat Lion Air yang jatuh dari keluarga isterinya, waktu itu saya upacara,”  tuturnya.

Setelah mendengar kabarnya anak Ra Bagus ikut terbang bersama pesawat yang terjatuh kata Encung, dirinya langsung pulang ke rumahnya untuk memberitahu keluarganya dirumah. “Saya beri tahu isteri dan kerabat yang lain,” katanya.

Ditambahkan Encung, anaknya Ra Bagus Nur Wito Desi Putra menikah dengan Dhea Sofa Angraini dan dikaruniai seorang anak laki-laki  Rafasha Khaoiron yang masih  berumur 1 tahun. “Mereka tinggal di Tangerang jakarta, dan sekarang saya pasrah kepada Allah saya hanya bisa berdo,a mudah-mudahan anak saya selamat, ” ujarnya.

Sampai saat ini Encung dan Keluarganya masih menunggu kabar anaknya yang ikut terbang dalam pesawat lion air tujuan bandara Depati Amir Pangkal Pinang propinsi Bangka Belitung yang jatuh di perairan Kerawang Jawa Barat. “Sampai saat ini belum ada informasi yang pasti dari Lion Air, Cuma infonya pesawatnya jatuh untuk korbannya belum ada kepastian, semoga pesawatnya cepat diketemukan dan anak saya selamat,” pungkasnya.

Sejak tersiarnya kabar Ra Bagus Nur Wito Desi Putra terdaftar sebagai penumpang pesawat Lion Air rumah Ecung di kampung Kaskel didatangi banyak tamu dari sanak famili Ra Bagus yang merupakan Anak pertama dari 5 bersaudara itu. (hib/shb)