Pandemi Virus Corona Tak Kunjung Usai, 737 CJH Bangkalan Batal Berangkat Ke Tanah Suci

ilustrasi

Bangkalan,maduranewsmedia.com- Akibat adanya pandemi Virus Corona (covid-19) yang kunjung selesai, 737 calon Jema,ah haji (CJH) kabupaten Bangkalan batal berangkat ke tanah suci .”Pembatalan itu berdasarkan  surat Keputusan menteri agama no 494 tentang penundaan atau pembatalan haji tahun 2020 atau tahun 1441 Hijriyah,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Bangkalan, Abd Haris, Rabu (03/06/2020).

Dikatakan dia, pemerintah indonesia membatalkan pemberangkatan CJH tahun 2020 ini karena  beberapa pertimbangan baik ditinjau dari segi akademisi dari sisi Majelis Ulama Indonesia ( MUI), dari sisi keamanan dan  kesehatan serta dari sisi Syariah. “Ini (Pandemi) kan tidak hanya di Indonesia tapi secara international ada pandemi Covid-19, pertimbangan utamanya adalah untuk kemaslahatan, keamanan keselamatan    dan terpenuhi syarat rukun untuk menunaikan ibadah haji, ditambah pula belum adanya kepastian dari kerajaan Arab Saudi,” jelas Haris sapaan akrabnya Kepala kantor Kementrian agama kabupaten Bangkalan ini

Selain itu kata Haris pembatalan itu juga disebabkan batas kemampuan untuk mempersiapkan sarana dan prasarana di Arab Saudi. “Sekurang-kurangnya 1 bulan sarana dan prasarana di arab saudi sudah harus disiapkan, ini sudah tidak mungkin, kita juga mengikuti negara lain karena negara lain sudah ada yang memutuskan untuk tidak memberangkatkan jema,ah haji seperti Philipina dan negara lainnya,” terangnya.

Memang lanjut Haris.adanya kebijakan pembatalan ini bukan dari arab saudi tapi kebijakan ini adalah kebijakan pemerintah Indonesia..”Mengingta sampai saat ini masjidil haram masih lock down, memang masjid nabawi sudah dibuka, nah ini yang menjadi salah satu pertimbangan, karena sampai sekarang belum ada kepastian dari kerajaan Arab Saudi. Memang Kerajaan  arab  kemarin menginformasikan sekitar tanggal 1 Juni, tapi sampai sekarang belum ada kepastian,” tuturnya.


Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Bangkalan mengharapkan kepada CJH yang jadwalnya berangkatnya ke tanah suci  tahun ini untu bersabar. Harapan kita masyarakat bangkalan yang terjadwal keberangkatan tahun ini menerima dengan lapang dada, ihlas dan tawakal seraya berdo,a kepada allah mudahan-mudahan tahun depan lebih baik, dan tetap mempelajari kaifiyah atau tata cara menasik haji,” katanya.

Kepada CJH yang sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) untuk tidak membatalkan. “Jangan membatalkan atau menarik BPIH yang sudah dilunasi, tahun depan tidak perlu melunasi lagi tinggal memenuhi syarat lainnya apakah itu pem-visa,an  ini sebenarnya sudah proses visa, tetapi belum diclearkan karena penerbit visa dari Arab Saudi  belum mengeluarkan, nanti akan kita kembalikan masing-masing pasport, pasport itu bisa dipegang oleh KBIH yang penting aman dan tidak sampai hilang,” pungkasnya. (hib/shb).