Pasca 6 Tahun Pembangunan Suramadu, Tak Ada Investor Besar di Bangkalan

jembatan Suramadu
jembatan Suramadu

Bangkalan, Maduranewsmedia.com – Enam tahun keberadaan Jembatan Suramadu, ternyata masih saja belum bisa memikat hati para Penanam Modal Asing (PMA), berskala besar di Bangkalan. Padahal, pemerintah setempat telah berkomitmen memberikan kemudahan perijinan.
Data yang berhasil dihimpun Maduranewsmedia.com,  dari Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu (KP2T) Kabupaten Bangkalan, pada  tahun 2015 ini belum ada satu pun PMA yang berniat berinvestasi di kabupaten Bangkalan. Hamparan lahan yang ada di sisi kanan dan kiri dijalan akses Suramadu sepanjang 12 km, masih belum dibangun. Sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) terhitung sejak tahun 2008 telah tercatat sebanyak 110 investasi. Itu pun tersebar di seluruh wilayah Bangkalan. Seperti halnya pengembangan properti, reklame, pergudangan, industri, menara telekomunikasi, dan migas. ”Untuk PMA berskala besar di akses Suramadu belum ada di tahun 2015,” jelas kepala KP2T Bangkalan Rizal Morris, Selasa (04/08/2015).

Dijelaskan Rizal, dari 110 PMDN itu, tiga di antaranya memilih lokasi di akses suramadu  Seperti Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), pool bus Pahala Kencana, dan kuliner. ”Kalau PMA, sepertinya masih terkendala permodalan,” jelasnya.

lebih lanjut Rizal Morris menjelaskan, sejumlah pemodal asing dengan skala besar sudah melakukan survei dengan terjun ke lapangan atau jalan akses Suramadu  untuk menanyakan lokasi dan status lahan di yang ada di jalan  akses tersebut. Atau mereka  hanya sekedar meminta informasi langsung ke pihak KP2T kabupaten Bangkalan. ”Kami berkomitmen memberikan kemudahan bagi investor mana saja. Asalkan ijinnya melalui pemkab seperti yang telah disosialisasikan melalui perda dan rekurtmen karyawan melibatkan SDM (Sumber Daya Manusia) lokal,” katanya.

Bahkan, untuk menarik minat investor, Pemkab Bangkalan mulai menggarap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bidang pelabuhan, pariwisata, dan industri. Tujuannya, mempermudah investor melakukan kegiatan usahanya. (fan/shb)