Pasien Ke-10 Terkonfirmasi Covid-19 Asal Arosbaya Dari Cluster Pelatihan PPIH Bangil, Dan Pasien- Ke 11 Asal Kamal

peta penyebaran virus Corona di Bangkalan

Bangkalan,maduranewsmedia.com–  Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangkalan kembali merlis pasien ke-19 dan ke-11 terkonfirmasi Virus Corona (Covid-19).  Pasien ke-10 terkonfirmasi Covid-19 adalah Ny. JN (38) asal Arosbaya dan Pasien ke-11 berasal dari Kamal. “Kronologi Pasien ke-10 ini, Tanggal 7 April 2020 Ny.JN diketahui datang dari Bangil Pasuruan. Petugas surveilans desa setempat mendapatkan laporan bahwa suami Ny.JN adalah salah satu peserta pelatihan PPIH,” kata humas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangkalan, Agus Zain  dalam Keterangan Pers  Jumat, (30/04/ 2020).

Kemudian kata dia, pada tanggal 18 April 2020 atas laporan dari petugas surveilans, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan melakukan konfirmasi ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur untuk mengetahui kondisi suami Ny.JN dan diketahui bahwa suami Ny.JN dinyatakan positif covid-19 di Bangil Pasuruan dari cluster Pelatihan PPIH. “Tanggal 19 April 2020 Ny.JN dilakukan swab/PCR sambil menunggu hasil swab/PCR, Ny.JN diperbolehkan pulang dengan menandatangani surat pernyataan isolasi mandiri,” jelas Agus sapaan akrabnya humas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangkalan yang juga Kadiskominfo Bangkalan ini.

Dijelaskan Agus, Selama isolasi mandiri, petugas surveilans melakukan tracing kepada 6 orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan Ny.JN dengan hasil rapied tes (-) negative semua. “Hari ini, Kamis tanggal 30 April 2020 hasil laboratorium menyatakan Ny.JN positif Covid-19 dan malam ini (30 April 2020) pukul 19.30 WIB Ny.JN dirujuk ke RSUD Bangkalan. Sedangkan kepada  3 orang putra-putrinya yang mengalami kontak erat akan dilakukan tes swab/PCR pada Hari Sabtu, 2 Mei 2020,” terangnya.

Ditmabhkan Agus, untuk pasien ke-11 berasal dari Kamal. “Sampai keterangan ini ditulis petugas surveilans masih melakukan pencarian identitas dan alamat yang bersangkutan berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur yang diterima hari ini (30 April 2020) sore tadi,” pungkasnya.(hib/shb)