Percepat Pensertifikatan Aset, BPN Dibantu Mobil Operasional

 

Bangkalan,  

Mobil dinas operasional yang dipinjam pakai ke Kantor BPN Bangkalan
Mobil dinas operasional yang dipinjam pakai ke Kantor BPN Bangkalan

Maduranewsmedia.com– Aset-aset berupa tanah milik pemkab Bangkalan masih belum banyak yang disertifikati, sampai saat ini ada sebanyak 1.172 bidang tanah yang belum bersertifikat. Untuk mempercepat pensertifikatan aset itu, pemkab bangkalan membantu mbobil operasional ke Badan Pertanahan nasional (BPN) kabupaten Bangkalan. “Pensertikatan aset ini merupakan perintah dari Kementrian Agraria untuk pencapaian legalisasi aset pemerintah daerah maupun pusat,” Jelas Kepala BPN Bangkalan, Winarto disela-sela acara pemberian pinjaman mobil Operasional dari Pemkab bangkalan ke BPN di kantor pemkab Bangkalan, Senin (06/07/2015).

Dijelaskan dia, pensertifikatan aset pemkab Bangkalan yang sudah memperoleh penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). “Jadi aset Daerah supaya terinventarisasi dan terdaftar, aset pemerintah itu statusnya harus jelas, letaknya dimana,” jelas Winarto.

Lebih lanjut Winarto menjelaskan, untuk pensertifikatan ribuan bidang aset pemkab Bangkalan ini, pihaknya menargertkan dalam satu tahun bisa selesai 65 bidang. “Untuk saat ini dari 1.172 bidang itu baru 9 bidang yang telah selesai sertifikatnya, target kami setiap tahun bisa mensertifikati aset pemkab 65 bidang aset,” katanya.

Sementara itu, bupati Bangkalan, RK Muhammad Makmun Ibnu Fuad mengakatan, agar pensertifikatan aset pemkab berjalan lancar, pihaknya memberikan bantuan pinjaman mobil dinas operasional. “Ini bentuk kerjasama antara pemkab dan BPN dalam membantu perstifikatan aset daerah, BPN kita beri pinjam pakai mobil operasional biar kerjanya lancar dan cepat selesai,” kata Bupati yang akrab dipanggil ra Momon itu.

Orang nomer stu dijajaran pemkab Bangkalan ini mengharapkan agar supaya pensertikatan aset pemkab tersebut selesai sesuai dengan target yang dibuat oleh BPN. “Kami harap pensertifikatan aset pemkab ini selesai tepat waktu sesuai dengan target dari BPN,” pungkas Ra Momon.(hib/shb)