Polsek Galis Santuni Anak Yatim Dan Sosialisasikan Prokes Melalui Binrohtal

Kapolsek Galis, AKP Tomy Prambana bersama tokoh agama saat berfoto bersama anak yatim

Bangkalan,maduranewsmedia.com- Pembinaan rohani dan Mental (Binrohtal) yang merupakan kegiatan rutin bagi anggota jajaran Polsek Galis kecamatan Galis kabupaten Bangkalan berbeda dengan pelaksanaan Binrohtal pada bulan-bulan sebelumnya. pasalnya pada pelaksanaan Binrohtal  di masa pandemi Covid-19 ini  jadikan media sosialisasi protokol kesehatan (prokes) dan menyantuni anak yatim. “Mengingat pada masa pandemi, kita juga mensosialisasikan tentang prokes yang merupakan  anjuran dan himbauan dari pemerintah yaitu 3 M, memakai masker, menjaga jarak, dan selalu mencuci tangan,” kata Kapolsek Galis, AKP  Tomy Prambana, S.I.K, SH usai acara Binrohtal di Polsek Galis, Jum,at (11/12/2020).

Dikatakan dia, selain sosialisasi prokes, pada pelaksanan kegiatan Binrohtal di Polsek Galis juga diadakan pemberian santunan kepad anak yatim. “Ada sekitar 25 anak yatim yang kita beri santunan sembako dan uang serta peralatan sekolah seperti alat tulis dan tas sekolah,” jelas Tomy sapaan akrabnya Kapolsek Galis ini.  

Dijelaskan Tomy, pemberian santunan kepada anak yatim ini kedepan akan terus dilakukan. “Kegiatan santunan ini akan kita lakukan rutin kedepan, ya mungkin sebulan sekali atau sebulan 2 kali. karena kita ingin mengajarkan kepada anggota Polsek Galis  apa yang kita dapatkan itu merupakan hak mereka makanya kita  berbagi kepada anak yatim,” terangnya.


Sedangkan sosialisasi prokes ini kata Tomy, karena saat pandemi Covid-19 belum berakhir dan virus itu masih ada. “Kita mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa Covid-19 masih ada, sehingga semua lini harus kita rangkul untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona (covid-19 di kecamatan Galis,” tutunnya.

Kapolsek Galis mengharapkan, agar supaya kegiatan santunan anak yatim dan Sosialisasi Prokes  yang dilakukan bersamaan dengan kegiatan Binrohtal ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. “Saya harap santunan yang kita berikan kepada anak yatim ini bisa bermanfaat dan sosialisasi prokes kepada masyarakat bisa meningkatkan kesadaran masyarakat Galis untuk tetap disiplin menerapkan prokes,” pungkasnya. (hib/shb)