HEADLINEHUKUM & KRIMINALPENDIDIKANPERISTIWAPOLITIK & PEMERINTAHANTERKINI

Pos Pengamanan Bersama Polres Bangkalan Dan UTM Di Desa Pandebeh Diresmikan

Kapolres Bangkalan, AKBP Boby Pa’ludin Tambunan bersama Rektor UTM, Moh Syarif saat meresmikan pos pengamanan bersama

 

Bangkalan,maduranewsmedia.com- Kapolres Bangkalan, AKBP Boby Pa’ludin Tambunan meresmikan penggunaan pos pengamanan bersama di desa Pandebeh kecamatan Kamal kabupaten Bangkalan. “Alhamdulillah hari ini kita meresmikan penggunaan pos pengamanan di desa Pandebah, pos ini merupakan bantuan dari Devloper yang turut andil dalam menyediakan fasilitas pos pengamanan bersama,” kata Boby Pa’ludian Tambunan di sela-sela acara peresmian Pos Pengamanan bersama Pandabah oleh Kapolres Bangkalan dan Rektor UTM serta peresmian pos kamling dusun Candi desa Gili Timur kecamatan Kamal, Rabu (18/9/2019).

Dikatakan dia, sejak pos pengamanan bersama ini dibangun, nyaris tidak ada laporan kriminalitas di kawasan kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM) ini.  “Alhamdulillah dengan beroperasinya pos pengamanan bersama ini, secara lambat laun, secara waktu ke waktu tingkat keamanan, tingkat kriminalitas di sekitar kampus UTM dan  wilayah timur kampus UTM ini dapat kita atasi. Dan sampai saat ini nyaris tidak ada laporan kriminalitas yang terjadi di kawasan kamous UTM,” jelas Boby panggilan akrabnya Kapolres Bangkalan ini.

Dijelaskan Boby, agar keberadaan pos pengamanan Bersama ini efektif, pihaknya menerjunkan 8 orang personel yang berjaga selama 24 jam. “Karena ini namanya pos pengamanan bersama, setiap hari ada 8 personel dari kepolisian, kemudian dari pihak kampus ada 4 orang, pagi 2 orang malam 2  orang serta dari warga masyarakat dan teman teman mahasiswa dan teman -teman  TNI, ya mereka berjaga selama  24 jam  yang kita lengkapi dengan senjata laras panjang dan fasilitas kendaraan untuk patroli,” terangnya.

Kapolres Bangkalan  mengharapkan, keberadaan Pos pengamanan bersama ini kedepan terus ditingkatkan. “Mudah mudahan pos pengamanan bersama ini dapat kita tingkatkan efektifitasnya sehingga dapat meningkatkan rasa aman bagi masyarakat yang melalui jalur ini, baik mereka  yang akan ke surabaya maupun dari Surabaya yang mau ke arah kampus UTM,” tuturnya.

.Sementara itu, Rektor UTM, Moh Syarif, menjelaskan, keberadaan pos pengamanan bersama di desa Pandebeh itu sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan mahasiswa. “Karena banyak manfaat yang positif, bahkan sudah mendapat  respon yang positif pula dari wali mahasiswa,” kata Syarif.

Dikatakan Syarif, setelah dibangun pos pengamanan bersama di desa Pandabah ini, jalur diwilayah tersebut semakin ramai dan aman. “kenyataannya jalur disini semakin ramai dan alhamdulilah belum ada laporan kriminalitas  di sekitar ini, ini sangat positif dan sudah kami pastikan jalur timur kampus UTM ini aman,” pungkasnya.(hib/shb)