Protes Tempat Karaoke, Warga Tlanakan Ngelurug Kantor Satpol PP

Warga tlanakan saat di kantor Satpol PP

Warga tlanakan saat di kantor Satpol PP

Pamekasan, maduranewsmedia.com– Warga Desa Tlanakan, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, menanyakan izin berdirinya restoran dan tempat karaoke Terak Bulan (TB) yang sudah beroperasi di desa tersebut. Pasalnya, warga sebelumnya hanya tahu bahwa tempat tersebut hanya warung makan. Namun di belakang warung, beroperasi secara diam-diam tempat karaoke.

Hasan, bersama perwakilan pemuda desa setempat, datang ke kantor Polisi Pamong Praja menanyakan izin operasinya tempat karaoke TB tersebut. Selain izin operasi tempat karaoke TB, para pemuda juga menanyakan izin reklamasi pantai di sebelah selatan warung makan Wiraraja, Desa Tlanakan.

Menurut Hasan, para pemuda dan tokoh masyarakat mulai resah dengan keberadaan tempat karaoke tersebut. Apalagi belum pernah ada musyawarah dengan warga dan tokoh masyarakat setempat tentang berdirinya restoran dan tempat karaoke tersebut. “Sebelum warga bertindak di luar prosedur, kami lebih dulu silaturrahim dan klarifikasi dengan Pol PP Pamekasan,” kata Hasan, Jum,at (05/8/2016).

Kenyataannya, dari hasil penjelasan Pol PP Pamekasan, restoran dan tempat karaoke TB tersebut izinnya tidak lengkap. Khususnya izin lingkungan. Sedangkan izin lainnya sudah ada.

“Izin HO yang belum ada dari masyarakat. Makanya kami heran dan mempertanyakan. Mengapa kalau ijinnya belum lengkap sudah bisa beroperasi?,” ungkap pemuda yang juga mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Pamekasan ini.

Yusuf Wibiseno, Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan Pol PP Pamekasan membenarkan terkait dengan tidak lengkapnya izin HO restoran dan tempat karaoke TB tersebut. Pol PP sendiri sudah datang berkali-kali ke TB agar tidak beroperasi terlebih dahulu sebelum ijinnya dilengkapi. “Kami sudah datang ke sana, tapi kami tidak pernah dihiraukan. Kami akan terus meminta agar segera melengkapi perizinannya,” ujar Yusuf.(rhm/shb)

 

iklan 100x100