Puluhan Aktifis PMII STKIP PGRI Bangkalan Ngleruk Kantor Dewan

Aktivis PMII STKIP PGRI saat berunjuk rasa di kantor DPRD Bangkalan

Bangkalan,maduranewsmedia.com- Sekitar 30 orang aktivis PMII STKIP PGRI Bangkalan ngeluruk ke kantor DPRD Bangkalan. mereka mendesak agar dewan segera memanggil beberapa Organisasi Perangkat Daerah yang mengurusi masalah parkir, Perijinan Pasar Modern dan Produk UMKM. ”Kami minta  satu minggu dari sekarang  dewan harus melaksanakan pemanggilan terhadap beberapa instansi itu,” teriak koorlap aksi, Irfan Sarifulloh saat berorasi di halaman lobi kantor DPRD Bangkalan, Senin (05/10/2020).

Dikatakan dia, kebijakan merupakan peraturan  yang dibuat oleh para pemangku kebijakan dengan tujuan mempermudah, melndungi, dan membina masyarakat, serta sebagai pedoman dalam melaksanakan tehnis pengerjaan dilapangan. “Namun realitasnya tidak sesuai dengan kebijakan yang sudah dibuat oleh para pemangku kebijakan, kita bisa rasakan bersama bagaimana pengelolaan parkir, peraturan radius pasar modern dan pasar tradisional, pembinaan UMKM,” terangnya.  

oleh sebab itu kata Irfan Sarifulloh, PMII STKIP PGRI Bangkalan menuntut, semua parkir harus terhubung ke Dishub, sehingga tidak ada parkir liar dan mengikuti Perda No 8 tahun 2015,perketat ijin  pasar modern sesuai dengan perda sehingga tidak merugikan pasar tradisional atau toko disekitar pasar  modern dan produk UMKM atau ekonomi kreatif/produk harus bisa masuk pada pasar modern sesuai denga Perda no 5 tahun 2016 tentang perlindungan pasar rakyat dan penataan pasar modern Bab VI tentang pola kemitraan dan pembinaan pada pasal 32. “Kami meminta pada DPRD bangkalan untuk memperhatikan dan menggunakan fungsi kontrolingnya terhadap  beberapa tuntutan  diatas,” terangnya.

aktivis PMII PGRI Bangkalan meminta agar pada saat menggail OPD terkait melibatkan PMII PGRI Bangkalan. “Dewan harus secepatnya memanggil dinas perhubungan, dinas perijinan, Dinas Koperasi, Satpol PP dan Direktur pasar Modern , serta harus melibatkan kami PMII STKIP PGRI Bangkalan dalam merumuskan dan memutuskan pengelolaan parkir, status ijin pasar modern, dan pemberdayaan UMKM,” katanya.


Wakil Ketua DPRD bangkalan H Fatkurrahman kepada masaa PMII PGRI bangkalan berjanji akan memanggil OPD tersebut. “Kami sependapat dengan adik-adik mahasiswa dan kami siap untuk memanggi OPD terkait,” kata H Kur sapaan akrabnya wakil Ketua DPRD bangkalan ini.

setelah puas menerima penjelasan dari wakil Ketua DPRD bangkalan dan Ketua Komisi B, Rokib SE serta anggota Komisi A, Agus Kurniawan, puluhan aktivis PMII STKIP PGRI Bangkalan itu meninggalkan kantor DPRD Bangkalan. (hib/shb)