Razia Pil PCC Bocor, Banyak Apotik dan Toko Obat Tutup Lebih Awal

razia pil PCC

Bangkalan, maduranewsmedia.com– Razia Pil Paracetamol, Cafein and Carisoprodol (PCC) yang dilakukan tim gabungan yang beranggota Satnarkoba, Dinkes dan satpol PP diduga bocor. Pasalnya saat melakukan razia tersebut sejumlah toko obat dan apotik di bangkalan memilih tutup lebih awal. Tim yang mennggelar razia sekitar pukul 11.30 wib di toko obat enam-enam jalan panglima Sudirman, apotik K-24 di jalan Trunojoyo dan Apotok rahmad di jalan Mayjend Sunkono itu tidak mendapatkan apa-apa.

Kasat Narkoba, AKP Ruslan Hidayat menjelaskan, razia terhadap Pil PCC tersebut dilakukan karena pil tersebut sangat berbahaya bagi anak-anak dan para pelajar. “Kasus Pil PCC ini terjadi di sulawesi dan pabrikny aditemukan di Jawa Tengah, makanya pak Kapolres memerintahkan kami untuk melakukan razia,” kata Ruslan Hidayat, Rabu (20/9/2017).

Dikatakan Ruslan, razian tersebut dilakukan, karena Pil PCC ini apabila dikonsumsi oleh anak-anak efeknya bisa menyebabkan kematian. “Makanya kalau ada informasi adany apil PCC di bangkalan segera beritahu kami atau lapork ke Dinkes Bangkalan,” katanya.

Sementara itu  Kasi Kefarmasian Dinkes Bangkalan Istiyah Sriwahyuni menjelaskan, Pil PCC termasuk golongan C yang penjualanny abebas terbatas. “Bial mengkonsumsi Carisoprodol bisa menyebabkan halunisasi. “Makanya jangan diobral atau berlebihan mengkonsumsi Carisoprodol ini,” pungkasnya. (hib/shb)

iklan 100x100