Ribuan Pemuda Usia Produktif Di Jatim Jadi Korban Kecelakaan Lalu Lintas

 

anggota Dikyasa Dilantas Polda Jatim saat menyematkan tanda perserta

anggota Dikyasa Dilantas Polda Jatim saat menyematkan tanda perserta

Bangkalan, maduranewsmeda.com – Sekitar 5.088 orang pemuda usia produktif di  Jawa timur menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Tingginya angka kecelakaan yang menimpa para pemuda tersebut disebabkan karena mereka tidak tahu bagaimana car amengemudikan kendaraan diajaln yang benar. “Hampir di setiap kota di jatim usia muda dan produktif jadi korban kecelakaan, yang usia produktif sekitar 70 persen,” kata   Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Jatim, AKBP Totok Heri Susilo di sela-sela acara Pelatihan Safety Riding dan sosialisasi etika berlalu lintas di polres Bangkalan yang ditempatkan di gedung pertemuan Ratoh Ebuh, Kamis (18/08/2016).

Banyaknya angka kecelakaan yang menimpa para pemuda usia produktif itulah kata Totok, Polda jtaim memberikan pelatihan safety Riding yang dilakukan di semua kota di Jawa timur. “Sampai saat ini kita sudah memberikan pelatihan Safety Riding di 9 kota Jatim,” jelasnya.

Dijelaskan Totok ke-9 kota di Jatim yang telah melakukan pelatihan safety Riding ini antara lain; kota Malang, Situbondo, Pasuruan, pamekasan, Jombang, Tulung Agung, Sidoarjo dan kota Surabaya. “Sekarang kita memberikan pelatihan safety Riding dai Kabupaten bangkalan dan sampang berikutnya di bantuwangi dan Jember,” terangnya.

Tujuang dari pelatihan safety Riding ini kata Totok untuk memberikan keterampilan pengendalian emosi di jalan kepada para pemuda dan pelajar serta etika berloalu lintas. “Selam aini yang plaing banyak penyebab kecelakaan lalu lintas ini adalah karena pemuda tidak bisa mengendalikan emosi, di bleyer sedikit aja sudah tersingung,” pungkannya. (hib/shb)

iklan 100x100